Senin, 27 April 2026

Startup

Sudah 10 Juta Gambar Terunggah, Server My Heritage Dikabarkan Sempat Down

Aplikasi MyHeritage bisa menggerakkan foto lawas dan digunakan untuk menghidupkan momen dalam sebuah gambar.

Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Aplikasi My Heritage 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Aplikasi berbasis artificial intelligence yang bisa menggerakkan objek diam, MyHeritage kini tengah populer digunakan banyak netizen.

Aplikasi yang sedang naik daun ini makin digemari masyarakat karena bisa menggerakkan foto lawas dan digunakan untuk menghidupkan momen dalam sebuah gambar.

Namun, aplikasi MyHeritage dikabarkan server-nya down lantaran semakin seringnya orang di seluruh dunia yang mengunggah foto dalam platform itu.

Baca juga: Ramai Diperbincangkan Karena Bisa Bangkitkan Memori Lama, Apa itu My Heritage?

Hal ini terlihat dari pantauan di media sosial Twitter sejak Senin (8/3/2021).

Netizen mengeluhkan tidak bisa sign up dalam My Heritage. Para pengguna baru ini rupanya tergoda juga untuk membuktikan sendiri kecanggihan MyHeritage.

MyHeritage memiliki dua versi yang bisa digunakan oleh semua orang. Versi pertama adalah web yang beralamat myheritage.com dan versi aplikasi MyHeritage yang tersedia di Play Store dan App Store.

My Heritage saat ini tengah berada dalam puncak kepopuleran, selain aplikasi Clubhouse yang trending pada Februari lalu. Berkat fitur Deep Nostalgia, sudah lebih dari 10 juta gambar telah diupload dalam waktu sekitar dua pekan.

Baca juga: Sebelum Jadi Penyanyi, Waode Heni Andraini Jualan Thai Tea dan Rajin Ikut Audisi

Baca juga: Luhut: Ekosistem Digital Mampu Tingkatkan Daya Saing Produk UMKM

Teknologi dalam aplikasi yang mampu menggerakkan foto lawas itu dirilis sebagai fitur di situs web layanan MyHeritage pada 25 Februari dan langsung naik daun.

Berkat fitut Deep Nostalgia, semua objek gambar baik dua dimensi dan tiga dimensi mampu bergerak seperti menengok, berkedip, berbicara hingga gerakan anggota badan lainnya.

Banyak pengguna yang memanfaatkannya untuk menganimasikan foto-foto keluarga yang telah tiada sebagai pelepas rindu.

Sempat viral

Baru-baru ini, sebuah aplikasi yang bisa membuat efek gerakan pada objek dua dimensi dan tiga dimensi sedang viral di dunia maya.

Aplikasi My Heritage mendadak viral karena mampu membuat momen yang terlewat seolah-olah hidup kembali.

My Heritage dapat mengedit foto diam menjadi gambar bergerak, seolah sang pemilik foto hidup.

Selain itu dalam objek tiga dimensi seperti patung, boneka, dan benda lainnya bisa dibuat bergerak seperti hidup.

Baca juga: Pakar Keamanan Siber Peringatkan Untuk Waspadai Aplikasi Ilegal Mirip Snack Video

Netizen ramai-ramai menggunakan aplikasi baru ini untuk sekadar membagikan momen lawas seperti foto dari orang yang sudah tiada.

Merekapun membagikan konten MyHeritage di media sosial baik Twitter maupun TikTok hingga Instagram.

Respons positif didapatkan dari para pengguna, karena mereka senang dapat melihat animasi dari orang terdekat mereka yang telah meninggal.

Baca juga: Air Asia Bikin Kejutan, Bakal Luncurkan Layanan Taksi Udara dan Pengiriman Paket Melalui Drone

Aplikasi My Heritage merupakan sebuah teknologi animasi yang memiliki fitur untuk menggerakkan objek diam.

Melalui sebuah fitur yang disebut Deep Nostalgia yang dirilis My Heritage pada 25 Februari 2021, semua objek bisa diedit sedemikian rupa agar terlihat hidup.

Deep Nostalgia dibuat menggunakan teknik kecerdasan buatan (AI) untuk membuat foto bisa tampak bergerak, tersenyum dan berkedip.

Para pengguna My Heritage menggunakan aplikasi ini untuk menghidupkan sebuah foto lama baik kerabat atau orang tua yang sudah tiada.

Baca juga: Kabar Gembira, Aplikasi Clubhouse Segera Hadir di Android

Aplikasi My Heritage
Aplikasi My Heritage (Istimewa)

Dalam pernyataan resmi My Heritage pada 4 Maret lalu, pihaknya mengklaim aplikasinya telah digunakan untuk mengedit lebih dari 10 juta wajah oleh para penggunanya.

Namun, My Heritage mengakui bahwa teknologinya mungkin kontroversial di tengah maraknya video deepfake.

Video deepfake kerap disalahgunakan untuk tindakan kejahatan seperti penipuan dan pemalsuan data.

Baca juga: Resmi Diluncurkan, Aplikasi Good Doctor Jadi Mitra Kementerian Kesehatan Berbasis Telemedicine

Deepfake sendiri adalah AI digunakan untuk membuat animasi hiper realistis dari orang sungguhan yang seringkali sulit dibedakan dari rekaman asli.

Aplikasi My Heritage versi Android telah diunduh sebanyak 5 juta lebih pengguna dan berhasil mendapat rating 3.5. (Fandi Permana)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved