Breaking News:

Bencana Geologi

Budi Karya Sumadi Ungkap Langkah Dalam Mengantisipasi Dampak Bencana Geologi di Sektor Transportasi

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan pemetaan sarana, prasarana dan jaringan layanan transportasi untuk wilayah yang dianggap rawan bencana.

istimewa
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, mengatakan pihaknya akan melakukan pemetaan sarana, prasarana dan jaringan layanan transportasi untuk wilayah yang dianggap rawan bencana. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan pemetaan sarana, prasarana dan jaringan layanan transportasi untuk wilayah yang dianggap rawan bencana.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebutkan, terkait pemetaan ini Kemenhub telah mempersiapkan rencana aksi jangka pendek, menengah dan panjang dalam mitigasi bencana.

"Rencana aksi jangka pendek, menengah dan juga panjang ini tentunya sebagai upaya dari Kemenhub dalam mitigasi risiko bencana di sektor transportasi," kata Budi Karya dikutip dari akun resmi Instagram Kemenhub, Jumat (5/3/2021).

Ia juga menjelaskan, antisipasi bencana yang dimaksud adalah gempa bumi, tsunami hingga erupsi gunung berapi terhadap sektor transportasi.

Aksi jangka pendek dalam mitigasi bencana di transportasi udara, lanjut Budi, berupa sosialisasi aksi get Airport Ready for Disaster (GARD) kepada operator bandara.

Baca juga: BPTJ: Akibat Banjir, Layanan Transportasi Publik Berbasis Jalan Sempat Terhambat

Baca juga: Garuda Indonesia Mendukung Implementasi GeNose C19 di Transportasi Udara

Baca juga: Budi Karya Sumadi Sebut KRL Merupakan Angkutan Massal Masa Depan di Perkotaan

Baca juga: Menhub Budi Karya Sumadi Siapkan Sejumlah Strategi untuk Atasi Kendaraan ODOL

"Kemudian melakukan identifikasi sarana dan prasarana bandara terhadap rawan bencana, memastikan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) dan menyusun jaring komunikasi dengan instansi terkait," kata Budi.

Untuk jangka menengah, Budi Karya mengungkapkan, pihaknya akan melaksanakan pengadaan fasilitas operasi portable dan teknologi informasi untuk sektor transportasi udara.

"Dalam jangka panjang, kami akan meningkatkan pengembangan udara untuk mendukung pesawat udara jenis A400, memasang peralatan early warning pada bandara rawan bencana," ucap Budi.

"Selain itu kami juga akan melakukan pengadaan fasilitas operasi portable pada kantor otoritas bandara, untuk aksi jangka panjang mitigasi bencana di sektor transportasi udara," lanjutnya. (Hari Darmawan)

Editor: Valentino Verry
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved