Breaking News:

Banjir Jakarta

BPTJ: Akibat Banjir, Layanan Transportasi Publik Berbasis Jalan Sempat Terhambat

BPTJ menyebutkan, akibat bencana banjir penyelenggaraan transportasi di wilayah perkotaan menjadi sektor yang terdampak langsung.

prokabar.com
Banjir di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 19. PT Jasa Marga memberlakukan lajur lawan arah untuk memperlancar lalu lintas kendaraan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menyebutkan, akibat bencana banjir penyelenggaraan transportasi di wilayah perkotaan menjadi sektor yang terdampak langsung.

Direktur Prasarana BPTJ Edy Nursalam mengatakan, beberapa layanan transportasi khususnya yang berbasis jalan sempat dihentikan sementara akibat terhambat banjir.

Ia menyampaikan, saat ini pihaknya telah memerintahkan semua operator penyelenggara transportasi Jabodetabek untuk cepat tanggap menyampaikan informasi gangguan akibat banjir dan cuaca buruk.

"Layanan transportasi yang merupakan bagian dari pelayanan publik, wajib memberikan informasi kepada masyarakat jika ada masalah dalam hal operasional dan layanan akibat suatu hal seperti bencana alam," kata Edy dalam keterangannya, Selasa (23/2/2021).

Edy juga menjelaskan, untuk masyarakat yang menggunakan transportasi publik seperti Commuter Line, Transjakarta ataupun MRT bisa melihat informasi layanan melalui akun resmi di media sosial para penyedia sarana dan prasarana transportasi tersebut.

"Selain itu, untuk para pengguna jalan tol, dapat mengakses informasi layanan melalui akun resmi media sosial Jasa Marga atau akun resmi Instagram BPTJ," ujar Edy.

Menurut Edy, meski terjadi kendala banjir pada dasarnya penyelenggaraan transportasi di perkotaan wilayah Jabodetabek tidak boleh terhenti.

"Maka dari itu, kami bersama tim dari instansi terkait melakukan pemetaan wilayah yang berpotensi terjadi gangguan layanan transportasi jika terjadi banjir," kata Edy.

BPTJ sendiri, lanjut Edy, telah melakukan rapat koordinasi yang melibatkan Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota Jabodetabek untuk siaga mengantisipasi kemungkinan dampak cuaca buruk beberapa hari ke depan.

"Kami juga melakukan pembicaraan bersama para operator transportasi publik, untuk menyiapkan langkah antisipasi terkait kendala saat ada banjir," kata Edy. (Hari Darmawan)

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved