Berita Jakarta
PPAK Optimis Majukan Industri Kosmetika Nasional
Untuk itu melalui PPAK, pemerintah juga berharap agar para anggotanya dapat tumbuh dan bergerak dengan cepat.
Penulis: MNur Ichsan Arief | Editor: MNur Ichsan Arief
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pandemi berdampak pada`berbagai sektor usaha dan industri, namun industri kosmetik menjadi salah satu industri yang mampu bertahan di tengah gempuran wabah Covid 19.
Perhimpunan Pengusaha dan Asosiasi Kosmetika (PPAK) Indonesia menyatakan optimis akan kembali bangkit dengan harapan baru bagi industri kosmetik nasional.
Penasehat dan pendiri PPAK, yang juga Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Putri Kus Wisnu Wardani, mengatakan bahwa untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional, selama masa pandemi pemerintah telah mengeluarkan UU Cipta Kerja dan program vaksinasi untuk masyarakat Indonesia
“Program ini bertujuan agar bangsa Indonesia dapat segera terlepas dari pandemi Covid-19, bisa kembali beraktivitas meskipun masih harus mengikuti prokes yang telah ditetapkan oleh pemerintah”, katanya, dalam webinar berjudul “Menyambut Optimisme Tahun Kerbau Bersama PPAK dalam Memperkuat dan Memajukan Industri Kosmetika Nasional, belum lama ini.
Untuk percepatan pertumbuhan ekonomi, pemerintah memerlukan peran serta para pelaku usaha untuk bekerjasama, khususnya melalui PPAK yang dapat menggerakan anggotanya untuk tumbuh dan berkembang guna membantu percepatan ekonomi khususnya di bidang kosmetika.
Sementara itu, Ketua Badan POM RI, Penny Kusumastuti Lukito. dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah akan mendukung UMKM dan industri kosmetik dengan memberikan banyak kemudahan.
Untuk itu melalui PPAK, pemerintah juga berharap agar para anggotanya dapat tumbuh dan bergerak dengan cepat.
Sedangkan Ketua Umum PPAK, Solihin Sofian menjelaskan bahwa Kreativitas, inovasi produk baru, beradaptasi pada kondisi pasar menjadi point penting dalam bertahan dan mengembangkan usaha di masa pademi ini. Selama ini industri kosmetik memberikan kontribusi yang penting bagi industri manufaktur Indonesia.
Ketua Pelaksana Harian PPAK, Kusuma Ida Anjani menjelaskan bahwa “PPAK memiliki tujuan untuk memajukan bidang kosmetika dan juga brand lokal hasil karya anak bangsa dalam meningkatkan perekonomian di Indonesia,
Hal ini, tentunya ini akan memberikan kemudahan bagi anggota PPAK sebagai pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya secara berkelanjutan (sustainable) untuk maju secara bersama sama, khususnya brand local dan membangkitkan perekonomian bangsa.
Untuk itu PPAK mengajak seluruh pelaku usaha secara bersama sama untuk bergabung pada PPAK baik sebagai pengurusan maupun sebagai anggota.
Direktur Marketing Kantar, Fanny Murhayati dalam pemaparannya .Direktur Marketing Kantar, Fanny Murhayati dalam pemaparannya yang berjudul “Economic Outlook and The Future of Cosmetic Industry in 2021” menyampaikan bahwa “Tahun 2020 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi para pelaku Industri.
Market FMCG masih menunjukkan pertumbuhan sebesar 9% di Tahun 2020. Beberapa category yang menawarkan manfaat kesehatan dan kebersihan masih dapat berkembang, tetapi beberapa category lainnya mengalami tantangan yang cukup besar.
Dibalik tantangan yang terjadi di dunia kosmetik, dengan kebiasaan baru konsumen yang lebih banyak beraktifitas di rumah, masih terlihat pertumbuhan di beberapa kategori dan produk. Terlihat indikasi dari konsumen Indonesia yang menjadi lebih sering melakukan perawatan tubuh, rambut dan wajah di rumah.
Hal ini terlihat dari jumlah orang yang membeli masker wajah, serum, dan krim rambut meningkat dibandingkan tahun lalu. Dari hasil riset Kantar, kami melihat adanya beberapa trend yang dapat diperhatikan oleh para pelaku bisnis kecantikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/webinar-tahun-kerbau.jpg)