Minggu, 19 April 2026

Aksi Terorisme

Ali Kalora Diduga Ikut Tertembak Saat Kontak Senjata, Satgas Madago Raya Terus Mengejar

Ia menyampaikan pihaknya masih melakukan pengejaran kepada kelompok Ali Kalora Cs yang berhasil melarikan diri tersebut.

Kolase Kompas TV dan Wikipedia
Ali Kalora diduga tertembak saat kontak senjata dengan Satgas Madago Raya, Senin (1/3/2021). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ali Kalora, pimpinan kelompok jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, diduga tertembak saat kontak senjata dengan Satgas Madago Raya, Senin (1/3/2021).

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Suparnoto membenarkan adanya dugaan Ali Kalora diduga terluka dalam baku tembak.

Dia bilang, pihaknya masih tengah melakukan pengejaran.

Baca juga: Satu dari Dua Anak Buah Ali Kalora Diduga Tewas Kena Bom Rakitan Sendiri

"Iya benar, diduga seperti itu."

"Terkena tembakan dan sedang dilakukan pengejaran," kata Kombes Didik Suparnoto saat dikonfirmasi, Selasa (2/3/2021).

Ia menyampaikan pihaknya masih melakukan pengejaran kepada kelompok Ali Kalora Cs yang berhasil melarikan diri tersebut.

"Satgas Madago Raya masih dilakukan pengejaran untuk yang lain di sekitar Poso Pesisir Utara," terangnya.

Kena Bom Sendiri

Kelompok jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso pimpinan Ali Kalora, terlibat baku tembak dengan Satgas Madago Raya.

Dua orang tewas dalam insiden itu, dan satu di antaranya diduga tewas karena terkena bom sendiri.

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Supranato mengatakan, anak buah Ali Kalora yang tewas diduga terkena bom yang dibawanya sendiri, bernama Khoirul.

Baca juga: DAFTAR Terbaru 16 Zona Merah Covid-19 di Indonesia: Bali Terbanyak, Jakarta Nihil

"Si Khoirul membawa bom rakitan dan ini meledak."

"Jadi mereka kena ledakannya sendiri. Jadi mereka luka kena ledakan."

"Ada beberapa luka karena bom yang dibawanya," kata Didik kepada wartawan, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: KRONOLOGI Baku Tembak Satgas Madago Raya dengan Ali Kalora Cs, Disergap Saat Hendak Ambil Logistik

Namun begitu, Didik menyampaikan pihaknya belum mengetahui secara pasti bom yang digunakan oleh Khoirul.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved