Breaking News:

Virus Corona

PPKM Mikro Diperpanjang, Burhanudin Minta Camat Lebih Aktif Dalam Penanganan Covid-19 di Wilayahnya

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Asyarakat (PPKM) Berskala Mikro di Kabupaten Bogor kembali diperpanjang hingga Senin (8/3/2021).

Wartakotalive.com/Hironimus Rama
Ada 6 desa dan 2 kelurahan di Kabupaten Bogor sukses wujudkan sanitasi yang baik. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Setelah berakhir pada Senin (22/2/2021), Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Asyarakat (PPKM) Berskala Mikro di Kabupaten Bogor kembali diperpanjang hingga Senin (8/3/2021).

Perpanjangan ini dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bogor yang masih cukup tinggi.

Hingga Rabu (24/2/2021), total ada 9.964 pasien konfirmasi positif Covid-19 di wilayah ini.

Baca juga: Hadapi Porda Jabar 2022, KONI Kabupaten Bekasi Minta 1.000 Atlet dan Pelatih Dapat Vaksin Covid-19

Pasien sembuh sebanyak 9.154 orang, pasien meninggal 91 orang dan pasien probable meninggal 285 orang.

Saat ini masih 713 kasus konfirmasi aktif, 637 kasus suspek dan 11 kasus probable yang masih dipantau di wilayah ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin meminta para Camat se-Kabupaten Bogor untuk segera melakukan penilaian dan evaluasi upaya penanganan pandemi Covid-19. 

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati Disambut Antusias Warga

Evaluasi dilakukan mulai dari tingkat Kecamatan, Desa, Kelurahan, RW hingga tingkat RT selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Bogor pada 9-22 Februari lalu.

"Saya minta seluruh Camat, Kepala Desa, Lurah, Babinsa, Babinkamtibmas, para Ketua RW dan RT, untuk segera mengusulkan hasil penilaian dan evaluasi,” kata Burhanudin, Kamis (25/2/2021).

“Evaluasi ini penting agar kami bisa menentukan calon penerima penghargaan predikat teladan dalam upaya penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor," tambahnya.

Baca juga: Pemkab Bogor Telusuri Kontak Erat Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin Positif Covid-19

Burhanudin menjelaskan, penilaian keberhasilan penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 03 tahun 2021. 

Kriteria penilaian mulai dari, keaktifan dalam melakukan sosialisasi dan penerapan 3 M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun), keaktifan pembatasan mobilitas, hingga aktif melakukan pembatasan kegiatan  masyarakat untuk mencegah terjadinya kerumunan.

"Keaktifan melakukan testing, tracking, treatment serta aktif melakukan laporan, evaluasi, koordinasi, kolaborasi dengan para camat, stakholder dan seluruh elemen masyarakat. Itu juga jadi penilaian kami," papar Burhanudin.

Baca juga: Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin Positif Covid-19, Pejabat Kontak Erat Diimbau Lakukan Swab Test

Menurutnya, monitoring di setiap pelaksanaan PPKM, tersedianya posko penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah serta upaya perbaikan zona merah ke zona oranye dan hijau menjadi kriteria penilaian dalam upaya penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor yang tidak bisa dilewatkan.  

Penulis: Hironimus Rama
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved