Sidang John Kei
Masuk Daftar List Dibunuh, Nus Kei Yakin John Kei Dalang dari Penganiayaan
John Kei dituding sebagai dalang kasus penganiayaan dan pembunuhan oleh Nus Kei dan Frengki Rumatora lantaran sebelumnya dapat ancaman pembunuhan.
Penulis: Desy Selviany |
WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Korban penganiayaan Nus Kei dan Frengki Rumatora meyakini bahwa penganiayaan dan pembunuhan yang mereka alami itu diinisiasi oleh John Kei.
Hal itu lantaran sebelumnya mereka sempat mendapatkan ancaman dari pihak-pihak yang disebut berasal dari pengikut John Kei.
Di depan majelis hakim, Frengki mengungkapkan bahwa dua bulan sebelum kejadian, rumah Nus Kei sempat diawasi oleh beberapa orang pria.
Video: Asrama Pondok Pesantren di Pamekasan Longsor, 5 Santriyah Tewas Tertimbun Tanah
Mereka meyakini orang-orang itu merupakan pengikut John Kei.
Sebab setelah itu ia mendapatkan informasi dari kakaknya bahwa namanya dan Nus Kei sudah masuk dalam daftar yang akan dibunuh.
Ancaman itu ia dengar langsung dari kakaknya yang melaporkan hal itu kepada Nus Kei.
Baca juga: Sidang John Kei Dipenuhi Keluarga Korban, Agenda Hari Ini Pemeriksaan Nus Kei
Baca juga: BREAKING NEWS: Sidang John Kei Kembali Digelar Rabu Ini, Nus Kei Akan Diperiksa sebagai Saksi
"Hal itu dilaporkan lewat telepon oleh kaka saya yang di loudspeaker oleh Nus. Katanya pengkhianat harus dibunuh tapi saya enggak tahu siapa maksudnya penghianat," jelasnya di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (24/2/2021).
Frangki juga mengaku tidak tahu alasan John Kei memasukan namanya ke dalam daftar tersebut.
Sebab yang ia tahu John Kei hanya memiliki permasalahan dengan Nus. Namun Frengki tidak tahu masalah persis yang dialami keduanya.
Setelah Frengki, Nus Kei juga dimintai kesaksiannya di persidangan.
Baca juga: Eksepsi John Kei Ditolak Majelis Hakim PN Jakarta Barat, Begini Komentar Nus Kei
Dalam keterangannya, Nus Kei mengakui bahwa sempat menerima ancaman dari John Kei.
Ancaman itu diketahui dari kakak Frengki yang memintanya untuk berhati-hati sebab namanya sudah masuk ke dalam daftar yang akan dibunuh.
"Katanya nama saya ditaruh nomor satu di papan tulis yang masuk daftar dibunuh," terang Nus Kei.
Nus Kei juga mengaku tidak mengetahui penyebab keponakannya itu hendak membunuhnya.