Bandara Soekarno Hatta
Hanphone Selebgram Albar Ajudan Pribadi Dicuri di Bandara Soekarno-Hatta
Selebgram Albar yang lebih dikenal dengan sebutan Ajudan Pribadi menjadi korban pencurian.
"Dalam kasus ini kami terapkan Restorative Justice," tutur Alex.
Seperti diketahui keadilan restoratif ini adalah sebuah pendekatan yang ingin mengurangi kejahatan dengan menggelar pertemuan antara korban dan terdakwa.
Terkadang juga melibatkan para perwakilan masyarakat secara umum.
Baca juga: Polresta Bandara Soekarno-Hatta Gelar Kegiatan Screening Calon Pendonor Plasma Konvalesen
Baca juga: Polresta Bandara Soekarno-Hatta Lakukan Tracing Covid-19 ke Pemukiman Desa di saat Imlek 2572
Baca juga: Densus 88 Anti Teror Kawal 26 Teroris Gorontalo dan Makassar saat Tiba di Bandara Soekarno-Hatta
Tujuannya adalah untuk saling cerita mengenai apa yang telah terjadi.
Membahas siapa yang dirugikan oleh kejahatannya dan bagaimana mereka bisa bermusyawarah mengenai hal yang harus dilakukan oleh pelaku untuk menebus kejahatannya.
Hal yang bisa dilakukan meliputi pemberian ganti rugi kepada korban, permintaan maaf atau tindakan pencegahan agar kejafian serupa tidak terulang lagi.
"Keluarga dan yang bersangkutan sedang butuh uang. Terutama untuk pengobatan kanker kelenjar getah bening," beber Alex.
"Tersangka ini juga baru saja diberhentikan kerja sebagai asisten rumah tangga (ART) karena majikannya bangkrut. Dan tersangka juga bukan residivis," paparnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/albar.jpg)