Selasa, 19 Mei 2026

Literasi

Tingkatkan Indeks Literasi Masyarakat, Perpusnas Sebar Bantuan Mobil Perpustaan Keliling

Penyerahan secara simbolis satu unit MPK diberikan oleh Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando  dan diterima Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu

Tayang:
Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Penyerahan secara simbolis satu unit MPK diberikan oleh Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando dan diterima Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu dan disaksikan anggota Komisi X DPR RI Djohar Arifin Husin 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI terus meningkatkan upaya untuk meningkatkan indeks literasi di masyarakat.

Selain menggelar sejumlah program edukatif, Perpusnas juga memberikan bantuan berupa sarana penunjang untuk mencapai cita-cita tersebut.

Kali ini, Perpusnas menyerahkan bantuan mobil perpustakaan keliling (MPK) sekaligus meresmikan pojok baca digital (Pocadi) untuk Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

Penyerahan secara simbolis satu unit MPK diberikan oleh Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando  dan diterima Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu dan disaksikan anggota Komisi X DPR RI Djohar Arifin Husin.

Selain itu, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Perpusnas dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi dan Pemkab Toba dan empat perguruan tinggi di Sumut serta talkshow Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat di Balai Budaya Sidikalang, Dairi, Sumut, pada Selasa (23/2/2021). Sebagai informasi, Kabupaten Dairi menerima Pocadi pada tahun 2020 dan difungsikan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Cegah Peredaran Narkoba di Lapas Aparat Penegak Hukum Geledah Warga Binaan Lapas Gunung Sindur Bogor

Usai penandatanganan, Syarif Bando menyatakan saat ini, perpustakaan mengalami perubahan paradigma.

Salah satu definisi perpustakaan adalah tempat untuk menemukan solusi menghapus belenggu kebodohan dan kemiskinan masyarakat. Membaca dan perpustakaan menjadi cara untuk meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan.

Pocadi, ujarnya, merupakan salah satu upaya Perpusnas untuk meningkatkan nilai ekonomi produk lokal. Karenanya, para penerima bantuan Pocadi diharapkan bisa memajang produk lokal yang menjadi unggulan daerahnya.

Baca juga: Rendahnya Literasi di Masyarakat Salah Satu Sebab Indonesia Indonesia Cuma Jadi Negara Konsumen

“Pocadi memang kecil, tapi akan menjadi pusat mata dunia, kalau seluruh produk lokal kita sudah masuk ke sana,” ujarnya.

Djohar Arifin menilai Kabupaten Dairi layak mendapatkan bantuan MPK dan Pocadi.

Menurut legislator dari daerah pemilihan Sumatera II ini, Eddy Keleng merupakan kepala daerah yang memiliki kepedulian tinggi kepada pendidikan dan literasi.

Melalui kebijakan dan pengelolaan mengenai minat baca yang berpengetahuan, diyakini akan membuat masyarakat Dairi unggul dalam segala bidang.

Baca juga: Tingkatkan Kualitas Layanan Perpustakaan, Perpusnas Berikan DAK Rp25 Miliar untuk Sumbar

“Karena kita pilih benar mana yang pantas. Dairi kita utamakan. Kita semakin yakin bahwa masyarakat Dairi di bawah pimpinan beliau akan sangat bisa memanfaatkaan kemajuan IT dan bacaan, dengan semangat literasi,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Djohar mengusulkan agar Kabupaten Dairi membangun museum ulos. Dairi dikenal sebagai pusat ulos Batak. Dia menjelaskan, museum ulos bisa menjadi daya tarik wisata Dairi.

“Sehingga dari dunia luar, mau tahu tentang ulos, silakan datang ke Dairi. Maka kita yakin akan datang didatangi orang,” ungkap pria kelahiran Langkat tersebut.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved