Relaksasi Pajak

Pekan Depan Daihatsu Akan Keluarkan Harga Baru Mobil yang Kena Relaksasi PPnBM, Simak Bocorannya

Pemerintah hingga saat ini belum merilis petunjuk pelaksanaan (Juklak) maupun petunjuk teknis (Juknis) insentif pajak tersebut.

Editor: Feryanto Hadi
ADM
Daihatsu Ayla Facelift 

"Kelima model ini tidak akan kena relaksasi PPnBM, mau beli sekarang atau bulan Maret ke depan, itu sama saja. Sebaiknya mereka tidak usah menunda pembelian lima model Daihatsu tersebut," jelas Hendra.

Untuk menunjukkan komitmen Daihatsu dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan untuk mewujudkan impiannya memiliki mobil baru dengan cara yang mudah, aman dan nyaman, tanpa harus datang ke outlet, ADM akan kembali menggelar pameran Virtual Daihatsu Festival.

Baca juga: New Honda CR-V Resmi Meluncur dengan Tampilan dan Teknologi Baru, Dibanderol Mulai Rp 489 juta

Baca juga: Honda Odyssey Facelift Mengaspal dengan Sederet Fitur Canggih, Dibanderol Rp 888 Juta

Pameran Virtual Daihatsu Festival akan digelar pada Sabtu, 20 Februari 2021, mulai pukul 10.00 - 11.00 WIB.

Pada acara ini, Daihatsu berikan berbagai paket promo penjualan, hingga fasilitas trade-in (tukar-tambah) dengan beragam benefit menarik.

Kebijakan DP 0 persen

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) memberikan kelonggaran uang muka atau down payment (DP) Kendaraan Bermotor menjadi paling sedikit 0 persen.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengatakan, ini berlaku untuk semua jenis kendaraaan bermotor baru, agar sektor otomotif di dalam negeri dapat tumbuh positif.

Kebijakan terkait DP kredit ini berlaku dan efektif mulai 1 Maret 2021 hingga akhir Desember 2021.

"Bank Indonesia melonggarkan ketentuan ang muka kredit/pembiayaan Kendaraan Bermotor menjadi paling sedikit 0 persen untuk semua jenis kendaraaan bermotor baru, untuk mendorong pertumbuhan kredit di sektor otomotif," jelas Perry Warjiyo dalam video conference, Kamis (18/2/2021).

Direktur Pengembangan Bisnis Tira Persikabo Rhendie Arindra Sedang Menunggu Detail Teknis Kompetisi

Dalam kebijakan ini, Bank Indonesia tetap memerhatikan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko.

Perry melanjutkan, hal ini juga merupakan tindak lanjut keputusan Pemerintah yang menurunkan tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil baru segmen cc < 1.500 kategori sedan dan 4x2.

"Kita bersama Pemerintah dalam hal ini Menteri Keuangan, Bank Sentral, OJK dan LPS, bersama mendorong pemulihan ekonomi melalui percepatan penyaluran pembiayaan kredit untuk dunia usaha," kata Perry.

"Makanya dari itu Bu Menteri Keuangan mengeluarkan kebijakan PPnBM, dan BI mengeluarkan kebijakan uang muka 0 persen" lanjutnya.

Baca juga: Jangan Tunda Lagi Beli Rumah, Mulai 1 Maret Pemerintah Keluarkan Kebijakan Uang Muka Nol Persen

Saat ini Pemerintah meluncurkan paket kebijakan relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mendorong industri otomotif yang sedang dihimpit pandemi Covid-19.

Selain karena industri otomotif terdampak cukup dalam, di sisi lain multiply effect dari industri ini cukup besar karena sektor pendukungnya juga cukup banyak.

Sehingga dengan adanya kebijakan relaksasi PPnBM dan DP 0 persen, daya beli sektor otomotif dapat kembali bergeliat.

(Lita Febriani)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved