Breaking News:

Virus Corona Banten

Pemprov Banten Bentuk 1.238 Tim Relawan Desa untuk Menangani Pandemi Covid-19

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengungkapkan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya terkait penerapan PPKM mikro.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengungkapkan, terkait dengan penerapan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Mikro di wilayah Provinsi Banten. PPemprov Banten telah membentuk tim relawan desa lawan Covid-19 sebanyak 1.238 tim. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengungkapkan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya terkait penerapan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) mikro.

Seperti membentuk tim relawan desa lawan Covid-19 sebanyak 1.238 tim. 

Mengutip data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Banten, Andika mengatakan, sampai dengan bulan Desember 2020 telah terbentuk 1.238 Tim Relawan Desa Lawan Covid-19 di empat Kabupaten di Provinsi Banten.

"Jumlah relawannya sebanyak 37.626 orang," kata Andika, Jumat (19/2/2021).

Andika menjelaskan, kegiatan yang dilakukan relawan desa lawan Covid-19 adalah meliputi pendirian pos tim relawan desa lawan Covid-19 di 1.024 desa, tempat isolasi di 318 desa; dan sosialisasi hidup sehat Lawan Covid-19 di 1.238 desa. 

Baca juga: Wahidin Halim Bertekad Membangun 34 Sekolah Baru di Provinsi Banten pada Masa Pandemi Virus Corona

Baca juga: Pemprov Banten Beri Insentif Tim Satgas Covid-19 yang Berjuang Keras Meredam Penyebaran Virus Corona

Baca juga: Polda Metro Jaya Bantu Pemkot Tangsel Tangani Tiga RW yang Zona Merah Virus Corona

Lebih jauh Andika mengulas, Penanganan Covid-19 di Provinsi Banten mengacu tiga aspek prioritas sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

Yakni fokus pada penanganan kesehatan, program perlindungan sosial serta pemulihan ekonomi.

Data Dinas Kesehatan Provinsi Banten tanggal seluruh wilayah Kabupaten/ Kota se-Provinsi Banten keluar dari zona resiko tinggi penularan Covid-19.

Sebelumnya Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan masuk kategori zona resiko tinggi.

Dan saat ini, Kabupaten Tangerang sudah masuk zona resiko sedang (zona kuning).

Kasus Konfirmasi di Provinsi Banten sebanyak 33.115 atau menurun dari data kasus konfirmasi pada 9 November 2020 sebanyak 10.105. 

"Di mana positivity rate (kasus aktif) mencapai 9,3%, tingkat kesembuhan mencapai 87,9%, dan tingkat kematian sebesar 2,8%," ungkap Andika. 

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Valentino Verry
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved