VIDEO Warga Korban Kebakaran Kelurahan Kalianyar membersihkan Rumah Mereka yang Terbakar
Warga Rt 07/08 Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, dibantu petugas PPSU dan Pol PP membersihkan rumah yang terbakar.
Penulis: MNur Ichsan Arief | Editor: Murtopo
WARTAKOTALIVE.COM-JAKARTA----- Warga Rt 07/08 Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, dibantu petugas PPSU dan Pol PP melakukan pembersihan material sisa kebakaran di wilayah tersebut, Kamis (18/2/2021).
Sisa material berupa kayu dan lainnya yang berasal dari bangunan yang terbakar dimasukkan ke dalam karung untuk selanjutnya diangkut menggunakan truk.
Sementara warga lainnya tengsh berupaya memindahkan barang-barang milik mereka yang selamat ke tempat yang lebih aman.
Untuk sementara ini warga mengungsi ke Musola Al Mukmin yjang berada di wilayah tersebut. Saat ini warga sangat membutuhkan bantuan pangan dan kesehatan.
Baca juga: VIDEO Cerita dan Air Mata Warga Kalianyar Tamboran Pascakebakaran yang Melumat Rumah Mereka
Baca juga: VIDEO 160 Warga di Tambora Masih Mengungsi Lantaran Kebakaran Hanguskan Rumah Mereka
Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 21 rumah di wilaysh ini musnah dilalap si jago merah yang diduga disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik.
Kebskaran ini mengakibatkan 45 kk atau 160 jiwa kehilangan tempat tinggal.
Mengungsi
Total ada 160 jiwa warga RT07 RW08, Kalianyar, Tambora, Jakarta Barat kehilangan rumah karena kebakaran Rabu (17/2/2021) sore.
Ratusan warga RT07 RW08, Kalianyar, Tambora, Jakarta Barat itu terpaksa mengungsi di musala setempat dan masih membutuhkan beberapa bantuan.
Hal itu diungkapkan Ketua RW08 Sugianto saat ditemui di posko pengungsian sehari pascakebakaran Kamis (18/2/2021).
Sugianto mengatakan sejak Rabu malam, 160 warga terpaksa mengungsi di Musala Al-Mukmin yang jaraknya sekira 100 meter dari lokasi kebakaran.
Baca juga: BPBD DKI Diminta Tangani 18 Masalah Kebencanaan di Ibu Kota, Mulai dari Kebakaran hingga KDRT
Mereka terdiri dari 45 Kepala Keluarga (KK) dan 21 rumah.
Dalam data terakhir yang dimilikinya, dari 160 jiwa yang mengungsi terdiri dari 71 orang dewasa, 23 lansia, 43 anak-anak, dan 18 balita.
Hanya ada satu pos pengungsian yang disediakan untuk warga tidur yakni di musala yang luasnya hanya 8x7 meter.
Baca juga: KEBAKARAN Kalianyar Tambora, Zahra Pingsan Saat Melihat Buku-buku Pelajarannya Terbakar
Karena ruangan posko yang tidak terlalu besar, terpaksa yang diutamakan mengungsi adalah anak-anak dan lansia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/warga-bersihkan-material-sisa-kebakaran-di-wilayah-tersebut-kamis-1822021.jpg)