Virus Corona Jakarta
Anies Baswedan: Selain Vaksinasi Covid-19, Strategi 3T dan 3M Perlu Disinkronkan serta Dukungan
Anies Baswedan menjelaskan sejumlah strategi penanganan Covid-19 di DKI. Strategi ini diperlukan untuk menyinkronkan dan mendapatkan dukungan.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, menghadiri rapat pimpinan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Polda Metro Jaya, Kamis (18/2/2021).
Dalam rapat tersebut, Anies Baswedan menjelaskan sejumlah strategi penanganan Covid-19 di DKI Jakarta.
Anies Baswedan mengungkapkan, hal pertama yang perlu dilakukan dalam penanganan Covid-19 adalah seluruh pihak harus menekan penambahan kasus aktif, melalui penguatan 3T (testing, tracing, treatment).
Video: Wagub DKI Jakarta Sebut Warga yang Tolak Vaksinasi Covid-19 Didenda Rp 5 Juta
Kemudian, kampanye masif 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak) yang membutuhkan dukungan dari berbagai unsur.
“Strategi ini diperlukan untuk menyinkronkan dan mendapatkan dukungan di lapangan. Tadi hadir seluruh Kapolres dan harapannya sesudah ini maka kebijakan kita khususnya testing dan tracing itu bisa dibantu dan bisa lebih efektif,” kata Anies pada Kamis (18/2/2021).
Selain itu, Anies juga menjelaskan terkait vaksinasi yang turut menjadi strategi dari penanganan Covid-19 di Jakarta.
Baca juga: Kemensos Bakal Bangun Dua Rusunawa Buat Mantan PPKS di Bekasi dan Jakarta
Baca juga: Kemenkes Sebut Belum Ada Laporan KIPI Vaksin Covid-19 Pedagang Pasar Tanah Abang
Pada tahap berikutnya nanti yang akan menerima adalah unsur non-medis, sehingga memerlukan sinkronisasi berbagai elemen masyarakat untuk menyukseskan program vaksinasi ini.
Anies berharap, apabila strategi ini dilaksanakan dengan kolaborasi berbagai pihak, termasuk Forkompinda, maka pandemi Covid-19-19 di Jakarta akan dapat semakin terkendali.
Dengan demikian, bakal berdampak pada pulihnya perekonomian masyarakat.
“Begitu ini (strategi) dikerjakan, ekonomi akan mampu bangkit, karena penyebab kontraksi ekonomi adalah interaksi berkurang, kegiatan transaksi menurun. Supaya interaksi bertambah, warganya harus sehat,” jelas Anies.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Beri Izin Turnamen Pramusim Piala Menpora 2021
“Karena itu, mengembalikan kondisi ekonomi harus dimulai dengan mengembalikan kondisi kesehatan, sehingga orang bisa berinteraksi dan transaksi bisa jalan kembali,” lanjut mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini.
Jakarta Kebanjiran, Yuke Yurike Minta Anies Lanjutkan Program Ahok
Sementara itu hujan deras yang mengguyur Ibu Kota selama sepekan belakangan memicu banjir di sejumlah wilayah Ibu Kota, khususnya permukiman warga di bantaran kali.
Terkait hal tersebut, Anggota Komisi D DPRD DKI Yuke Yurike meminta Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan untuk kembali melanjutkan program normalisasi sungai.
Baca juga: Kronologi Papa Muda Merampas Motor Teman Sendiri di Hutan Kota Demi Menutupi Biaya Persalinan Istri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/anies-soe-1802.jpg)