Berita Bogor
Cara Grup 1 Kopassus Buat Program Ketahanan Pangan di Kampung Galuga Kabupaten Bogor
Cara Grup 1 Kopassus buat program ketahanan pangan di Kampung Galuga Kabupaten Bogor.
Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Dodi Hasanuddin
WARTAKOTALIVE.COM, CIBUNGBULANG - Cara Grup 1 Kopassus buat program Ketahanan Pangan di Kampung Galuga, Kabupaten Bogor
Grup 1 Kopassus terus berupaya menghadirkan terobosan bermanfaat bagi masyarakat.
Terbaru, Grup 1 Kopassus membuat program ketahanan pangan di Kampung Galuga, Desa Galuga, Cibungbulang, Kabupaten Bogor.
Di lahan seluas 23,6 Hektar, Grup 1 Kopassus nantinya akan membuat peternakan dan perkebunan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Pengelola Galuga, Moohamad Ramli, mengatakan, ketahanan pangan yang menjadi program Grup 1 Kopassus tersebut mendapat dukungan banyak pihak.
"Ini dulunya itu bekas tambang pasir. Maka dari itu kami mengajukan diri, daripada ini terbengkalai maka kami mengajukan konsep ketahanan pangan dan konsep ini sudah disetujui Danjen dan dari Kopassus sudah menyampaikan ke Kemenhan, itu sangat disuport," ujarnya, Rabu (17/2/2021).
Baca juga: Wali Kota Bogor Bima Arya dan Menko Luhut Panjaitan Bahas Pembangunan Sarana Transportasi
Ramli membeberkan bahwa ketahanan pangan yang dibangun Grup 1 Kopassus tersebut dilaksanakan dalam beberapa tahap.
Ketahanan pangan yang dibangun Grup 1 Kopassus itu kepada peternakan, perkebunan serta agrowisata.
"Adapun yang akan dibangun di sini ada 3 tahap. Yang pertama, tahap pertama perataan dan akan dibangun kandang kambing atau peternakan domba. Yang pertama akan pembibitan domba indukan dengan 2000 ekor domba betina dan 80 jantan," jelasnya.
"Setelah indukan itu beranak maka kita masuk ke tahap berikutnya yaitu penggemukan. Jumlah penggemukannya itu kalau dianggap anakannya 1,5 kemudian akan ada 3000 ekor anakan domba yang akan dilakukan penggemukan," tambahnya.
Baca juga: Ratusan Pelajar Leuwisadeng Kabupaten Bogor Gigit Jari Tak Bisa ke Yogyakarta, Ini Kata Camat
Tak hanya itu, Ramli juga memaparkan bahwa area ketahanan pangan ini akan dihijaukan dengan beragam jenis tumbuhan sehingga membuat lingkungan menjadi asri.
"Kemudian tahap ketiga masuk kepada perkebunan kedai hawai. Tahap pertama itu berbarengan dengan sumber pakan yaitu rumput odot, taiwan dan rumput gajah lainnya," ungkapnya.
Baca juga: VIDEO The Jungle Waterpark Bogor Disegel dan Didenda 10 Juta Karena Langgar Protokol Kesehatan
Sementara itu, area ketahanan pangan yang dibangun Grup 1 Kopassus itu juga memperhatikan keindahan dan keasrian lingkungan.
"Perkebunan buah itu ada klengkeng, durian dan jeruk limau. Terus 5 meter dari batas luar itu akan ditanami pohon bank air, aren, kapuk dan salak. Itu untuk melindungi hewan ternak supaya tidak kabur. Terus nanti dibangun lapangan. Di bangun juga resto cafe dan masjid untuk masyarakat," tegasnya.
Selain itu, program ketahanan pangan Grup 1 Kopassus ini akan memberdayakan masyarakat sekitar.
"Tahap awal ini masyarakat dilibatkan dalam pembangunan ini, dan ke depan ketika peternakan dan perkebunan jadi, kita akan manfaatkan masyarakat sekitar, tinggal 50 persen, 50 persen lainnya tenaga ahli," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/grup-1-kopassus-tanam-pohon.jpg)