Breaking News:

Sasar Bisnis Video Streaming, PT Pandosoft Teknologi Indonesia Usung Teknologi Berbasis Blockchain

Sasar Bisnis Video Streaming, PT Pandosoft Teknologi Indonesia Usung Teknologi Berbasis Blockchain dan Komunitas. Berikut Selengkapnya

Istimewa
CEO PT Pandosoft Teknologi Indonesia, Yudianto Tri 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Besarnya potensi bisnis video streaming dilirik PT Pandosoft Teknologi Indonesia

Bersama prinsipalnya, StartUp Blockchain Company, PT Pandosoft Teknologi Indonesia mengusung sebuah konsep bisnis teknologi video streaming berbasis blockchain dan komunitas di Indonesia.

Kabar tersebut disampaikan CEO PT Pandosoft Teknologi Indonesia, Yudianto Tri.

Yudianto Tri memaparkan, lebih dari 80 persen bandwith internet di dunia dipergunakan untuk fasilitas video streaming, sedangkan sisanya, yakni sebanyak 20 persen terbagi antara audio dan data streaming serta keperluan lainnya.

Sehingga bisnis video streaming diungkapkannya sangat menjanjikan. 

Konsep bisnis tersebut katanya terinspirasi dari suksesnya bisnis video streaming thetatv di Amerika dan Eropa yang juga berbasis blockchain.

Thetatv mempergunakan theta token sebuah mata uang kripto yang diluncurkannya untuk mendukung seluruh aktifitas video streaming di platform thetatv.

Kesuksesan platform tersebut membuat theta token yang tahun lalu harganya hanya berkisar 6 sen USD melonjak menjadi 3 USD per Februari 2021.

Baca juga: Anies Berjibaku Cegah Penyebaran Covid-19, Sejumlah Tempat Hiburan di Melawai Tabrak Aturan

"Ini berarti sebuah lonjakan lebih dari 5000 persen dalam waktu sekitar setahun dan sebuah kenaikan harga token yang melebihi kenaikan harga bitcoin dalam setahun terakhir ini," papar Yudianto Tri.

"Bahkan theta token mulai tahun lalu sudah ditransaksikan di bursa penukaran kripto terbesar bernama binance dan dinobatkan oleh cointelegraph sebagai peringkat kelima token kripto terlaris saat ini," tambahnya.

Baca juga: Sosok Risma Muncul dalam Pilkada DKI, Survei Median : Responden Minta Anies Kembali Pimpin Ibu Kota

Peluang dan trend ini dimanfaatkan pihaknya untuk mengembangkan sebuah platform video streaming yang diyakininya melampaui thetatv.

Pandosoft kini tengah mengembangkan proyek bernama Pando Project dengan empat aplikasi andalannya, yaitu Pandogo, Pandojo, Showus dan Tutorx.

Baca juga: Selisih Tipis, Survei Median Prediksi Elektabilitas Anies Unggul Dibanding Risma dalam Pilkada DKI

Keempat aplikasi tersebut akan diluncurkan secara bertahap mulai pertengahan 2021 ini dan masing masing memiliki keunggulan dan keunikan.

Aplikasi tersebut pun diyakininya siap meramaikan bisnis video streaming berbasis blockchain dan komunitas pada tataran global.

"Saya sangat optimis dengan perkembangan Pandosoft di Indonesia ke depan, karena perpaduan konsep video streaming, blockchain dan komunitas ini akan segera menggebrak pasar di Indonesia mulai pertengahan tahun ini," jelasnya.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved