Breaking News:

Sindikat Upal Dolar AS Senilai Rp 2 Miliar Digulung, Mengaku Belajar Otodidak Lewat Aplikasi Video

mereka bisa membuat upal setelah belajar secara otodidak dari sebuah aplikasi video.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Dedy
Wartakotalive.com/Rizki Amana
Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Angga Saputra saat ditemui di Mapolres Kota Tangsel 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL --- Delapan tersangka pengedar uang dolar Amerika Serikat (AS) palsu digulung kawanan polisi Polres Tangerang Selatan.

Dari para tersangka polisi menyita 1.526 lembar uang kertas pecahan dolar Amerika atau senilai Rp 2 miliar jika dikonversi ke dalam mata uang rupiah.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Angga Surya Saputra, menjelaskan, dari hasil pemeriksaan terhadap delapan orang pelaku pengedar upal ini, mereka bisa membuat upal setelah belajar secara otodidak dari sebuah aplikasi video.

“Mereka belajar dari internet (secara-red) otodidak,” kata Angga saat merilis kasus tersebut di Mapolres Kota Tangsel, Serpong, Senin (8/2/2021).

Angga menjelaskan berbekal pengetahuan dari internet tersebut, para tersangka juga mendapati sejumlah alat maupun bahan pembuat upal tersebut.

Nantinya, para tersangka bakal mengedarkan sejumlah upal tersebut dengan cara menjualnya secara perorangan.

“Rencana akan dijual perorangan. Untuk bahan-bahan mereka (tersangka-red) juga didapatkan dari toko-toko biasa,” jelasnya.

Polres Tangerang Selatan (Tangsel) membongkar jaringan peredaran uang palsu (upal) dalam bentuk pecahan mata uang dolar Amerika Serikat (AS).

Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin mengatakan pecahan mata uang dolar AS itu didapat pihaknya dari tujuh orang pelaku.

Upal pecahan mata uang dolar AS itu berjumlah ratusan lembar dan siap untuk diedarkan oleh para tersangka.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved