Breaking News:

Bisnis

Lindy Food: Hadirkan 3 Varian Sambal Produk Rumahan, Awet 2 Bulan dalam Kulkas

Lindy Food sambal kemasan dengan menghadirkan 3 varian sambal yakni sambal iwak pe Semarangan, sambal baby cumi dan sambal teri Medan.

Istimewa
Lindy Food hadir meramaikan ceruk pasar bisnis sambal kemasan dengan menghadirkan 3 varian sambal yakni sambal iwak pe Semarangan, sambal baby cumi dan sambal teri Medan.  

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Beragam sambal kemasan, mulai produk pabrikan hingga usaha rumahan alias usaha kecil menengah (UKM) ditawarkan ke masyarakat.

Bisnis sambal berlomba menawarkan aneka citra rasa sambal bagi para penikmatnya.

Nah, salah satu brand anyar menawarkan aneka produk sambal rumahan yakni Lindy Food.

Lindy Food hadir meramaikan ceruk pasar bisnis sambal kemasan menghadirkan 3 varian sambal yakni sambal iwak pe Semarangan, sambal baby cumi dan sambal teri Medan.

"Sambal ini diolah secara manual, masih diulek sehingga sambalnya tambah nikmat, dengan bahan baku premium, tanpa bahan pengawet, pedas, gurih, manis dengan tambaham gula aren," kata Sri Siswani Lilik S, pemilik Lindy Food kepada wartakotalive.com, Kamis (4/2/2020).

Tawarkan Aneka Sambal Khas Nusantara, Cut The Crab Rupanya Digemari Turis Mancanegara

Pemilik UMKM Sambal Pecel Mbak Narmi Kesemsem Sama Tommy Kurniawan di Bojonggede, Kabupaten Bogor

Sri Siswani mengatakan, untuk bumbu dan cara pengolahannya  ketiga varian sambal  produksinya semuanya sama. Pembeda isinya saja.

"Jadi sesuai selera saja, untuk sambal iwak pe Semarangan, iwak pe-nya langsung didatangkan dari Pemalang (Jawa Tengah)," katanya.

Sedangkan untuk keawetan produk sambal Lindy Food ini bisa bertahan 2 minggu di luar ruangan (dengan catatan kembali menutup rapat tutup sambalnya).

Sambal bisa bertahan 2 bulan di dalam kulkas.

Tinggalkan Kerja Kantoran, Marlangen Perwitasari‎ Kini Sukses Geluti Usaha Sambal Kemasan Kekinian

Ini Cara Rimayanti Wardani Langgengkan Bisnis Sambal Roa JuDes-nya, Inovasi dan Tidak Terlena

Sambal Lindy Food saat ini dibanderol Rp 30.000 per botol dengan ukuran kemasan 180 gram.

Sambal tersebut dipasarkan melalui reseller dan secara daring melalui sosial media seperti Facebook (sri siswani lilik), instagram (IG) @hanjefarm, dan WA 089621319957.

"Alhamdulillah untuk jangkauan layanan pemasaran kami, saat ini sudah hampir ke seluruh Indonesia," kata Sri Siswani.

Penulis: Ign Agung Nugroho
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved