Sabtu, 18 April 2026

Dinilai Lebih Efektif Polres Bogor Bakal Terus Berlakukan Razia Rapid Tes Antigen Kepada Pengendara

Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor lebih memilih pengetatan mobilitas melalui pemeriksaan surat Rapid Test Antigen dari pada sistem ganjil genap.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Jajaran personil Kepolisian Resor Bogor melakukan razia wisatawan ke Puncak di Gadog, Megamendung, Sabtu (6/2/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG ---- Tidak seperti di Kota Bogor yang memberlakukan kebijakan sistem ganjil genap bagi kendaraan luar Kota Bogor, Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor lebih memilih pengetatan mobilitas melalui pemeriksaan surat Rapid Test Antigen.

"Kami mengevaluasi dari setiap kegiatan pencegahan penyebaran Covid-19 yang kami lakukan. Strategi yang lebih efektif itu adalah pengetatatan sejumlah wilayah dengan memberlakukan wajib melengkapi diri dengan surat Rapid Antigen," kata Kapolres Bogor AKBP Harun, Sabtu (6/2/2021).

Untuk pemeriksaan surat Rapid Antigen ini, jajaran personil Kepolisian Resor Bogor mendirikan sembilan titik checkpoint.

Sebut saja, Checkpoint Rindu Alam Puncak, Simpang Gadog, Simpang Ciawi, Pasar Ciluar Sukaraja, Sentul City Babakan Madang, Kemang, Dramaga, Ciomas dan Cigombong.

Di setiap titik checkpoint disiagakan puluhan personil gabungan (Polres Bogor, Kodim, Sat Pol PP, Dishub dan Dinas Kesehatan).

"Kegiatan ini akan terus kami lakukan yang dimulai hari ini Sabtu (6/2/2021) hingga waktu yang akan kami evaluasi lebih lanjut," tutur Harun.

Sebagai informasi, tingkat penularan Covid-19 di Kabupaten Bogor masih cukup tinggi dengan jumlah kasus positif tiap hari mencapai rata-rata 90 orang.

Hingga Jumat (5/2/2021), ada total 8.340 kasus positif Covid-19 di wilayah ini dengan pasien sembuh mencapai 7.499 orang.

Saat ini masih ada 751 pasien aktif, 437 pasien suspek dan 8 pasien probable yang masih dalam pantauan.

Pembatasan ketat

Kabupaten Bogor saat ini masuk zona merah penularan Covid-19.

Hingga Jumat (5/2/2021), ada total 8.340 kasus positif Covid-19 di wilayah ini dengan pasien sembuh mencapai 7.499 orang.

Sementara pasien meninggal 84 orang dan pasien probable yang meninggal 277 orang.

Saat ini masih ada 751 pasien aktif, 437 pasien suspek dan 8 pasien probable yang masih dalam pantauan.

Pasien-pasien ini tersebar di 35 kecamatan zona merah dan 6 zona oranye. Hanya ada 1 kecamatan zona hijau di wilayah ini yaitu Kecamatan Cariu.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved