Pilkada DKI
Isu Pilkada 2024 Memanas, Pengamat Nilai Anies Tak Perlu Merasa Paling Dijegal
UU disahkan pada tahun 2016, kata dia, maka membuat asumsi bahwa pelaksanaan pilkada 2024 untuk menjegal Anies tidak logis.
Waktu pelaksanaan pilkada tidak menjamin kesuksesan Anies dalam kontestasi pilpres. Sebab, untuk lolos dan menang dalam kompetisi pilpres tidak sesederhana itu, karena masih banyak variabel yang saling berhubungan terhadap lolos tidaknya menjadi kandidat presiden.
Baca juga: Jumlah Pemakaman Jenazah Infeksi Covid-19 di TPU Jombang Tinggi, Lahan 2000 Meter Tersisa 40 Persen
Baca juga: Vinessa Inez Kelola Bisnis Fesyen Sebagai Investasi Jika Tidak Laku Main Sinetron di Masa Depan
Itu baru tahap penentuan capres. Belum lagi tahap pemilihan, tentu banyak faktor yang mempengaruhi kemenangan. Begitu pula sebaliknya, ada sejumlah faktor yang perlu diteliti -yang menjadi penyebab tidak lolosnya seseorang menjadi kandidat. Pun demikian, banyak faktor yang menyebabkan kekalahan dalam kontestasi elektoral.
"Anies memang sudah menjadi tokoh yang diperhitungkan dalam kancah politik nasional. Namanya selalu masuk dalam radar surcapres (survei calon presiden) meskipun dalam sejumlah survei, elektabiliitasnya menurun dalam setahun terakhir. Tapi terlepas itu, Anies masih memiliki peluang untuk menjadi kandidat presiden," ungkapnya.
Pun seandainya pilkada dilaksanakan pada 2024, banyak pihak berasumsi Anies akan kehilangan panggung. Karyono mengatakan, asumsi tersebut terlalu sederhana dan sumir.
Dengan modal politik saat ini, bagi Anies tidak terlalu sulit untuk tetap tampil di depan publik. Belum lagi para pendukungnya tentu tidak akan tinggal diam. Kuncinya adalah seberapa kuat elektabilitas Anies.
Karyono menganggap, jika memang memiliki dukungan kuat, tentu Anies dan pendukungnya akan berusaha menciptakan panggung agar Anies bisa 'menari' di hadapan khalayak. Anies merupakan tokoh nasional yang memiliki magnet dan sudah sampai pada level sebagai 'media darling' Popularitas Anies semakin melejit.
Dengan modal itu, Anies disebutnya bisa menjadi daya tarik untuk mencari dukungan partai. Dan, pada akhirnya asumsi yang menyatakan Anies akan kehilangan panggung politik jika pilkada dilaksanakan 2024 masih terlalu dini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/karyono-wibowo.jpg)