Breaking News:

Berita Nasional

Gus Yaqut Disebut Perintahkan Anak Buahnya Polisikan Gus Nur, dalam Hitungan Hari Gus Nur Ditangkap

Abdul Rahman kemudian menjelaskan bahwa dia mendapatkan perintah langsung dari Ketua GP Anshor, Yaqut Cholil Qoumas untuk melaporkan Gus Nur ke polisi

Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Sugi Nur Raharja alias Gus Nur kini menjalani sidang dugaan pencemaran nama baik terhadap Nahdlatul Ulama 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Dalam  sidang lanjutan kasus dugaan ujaran kebencian terhadap Nahdlatul Ulama (NU) dengan terdakwa Sugi Nur Raharja alias Gus Nur di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (2/1/2021), terungkap bahwa pelaporan Gus Nur oleh GP Ansor merupakan perintah dari Ketua GP Anshor, Yaqut Cholil Qoumas.

Saat memberikan keterangan sebagai saksi pelapor, Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat GP Anshor, Abdul Rahman menyebut ia hanya mendapatkan perintah untuk membuat laporan.

Dalam kutipan dakwaan yang dibacakan pada sidang sebelumnya terdakwa Gus Nur diduga telah menebarkan informasi yang bermuatan kebencian sebagaimana diatur dalam Pasal 28 ayat (2) Undang-undang ITE.

Baca juga: Mahfud MD Kaget Namanya Terseret Rencana Penggulingan Ketum Demokrat AHY, Bantah Ikut Terlibat

Baca juga: Akhmad Sahal Ditatar Alissa Wahid saat Berdebat Apakah Abu Janda Representasi NU Atau Bukan

Adapun Gus Nur diduga melakukan perbuatannya itu pada 16 Oktober 2020 sekitar pukul 21.00 WIB di Sofyan Hotel, Tebet, Jakarta Selatan.

Video: Detik-detik Gus Nur Ditangkap di Rumahnya

Jalannya persidangan

Tim Kuasa hukum awalnya mencecar Abdul Rahman terkait video yang diputar, yakni rekaman pembicaraan antara Gus Nur dengan pakar hukum tata negara Refly Harun.

"Apakah dengan adanya penyataan atau rekaman video saudara sebagai anggota NU merasa nama baik NU dicemarkan?," tanya tim penasihat hukum.

Abdul mengaku dalam video itu, menganggap ada sebagian pernyataan kalau Gus Nur diaggap menghina NU.

"Tentu saja," jawab Abdul

Baca juga: Juru Bicara OPM Dirampok Sesama Orang Papua saat Berada di Pasifik, Uang Ratusan Juta Lenyap

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved