Viral Media Sosial
Status Anggota Banser Abu Janda Dianggap Cemarkan Nama Baik, Begini Penjelasan Komandan Densus 99
Kang Zaman mengingatkan agar seorang aggota Banser tidak hanya bangga dengan seragam lantas mengabaikan prinsip dasar yang sudah ditentukan.
"Jika ada pelanggaran pada @permadiaktivis1 terkait etika dan keBanseran biar bib @noeruzzaman
yang selesaiakan secara adat, jika ada masalah hukum biar @permadiaktivis1 hadapi, dan dia akan hadapi itu. Janganlah tiba2 semua jadi hakim atas diri orang lain hanya karena benci," tulisnya lagi
Penjelasan GP Ansor
Sementara itu, Ketua Bidang Politik dan Pemerintahan PP GP Ansor, Luqman Hakim menegaskan bahwa Abu Janda saat ini bukanlah pengurus Ansor-Banser.
Namun, ia tidak menampik apabila Abu Janda memanglah anggota Banser.
"Anggota Banser ada 7 jutaan di seluruh dunia. Mungkin saja Abu Janda salah satunya. Saat ini saya sedang tidak pegang data anggota Banser," jelasnya.
Sementara itu, Komandan Densus 99 Banser, Noeruzzaman dalam cuitannya menjelaskan soal bagaimana landasan sesungguhnya menjadi seorang Banser.
Baca juga: Ramai Bahasan Pam Swakarsa, Statemen Moeldoko sebut Banser Layak Jadi Angkatan Perang Cadangan Viral
Kang Zaman menyoroti soal kepatuhan terhadap prinsip dasar seorang anggota Banser.
Ia pun mengingatkan agar seorang aggota Banser tidak hanya bangga dengan seragam lantas mengabaikan prinsip dasar yang sudah ditentukan.
"Menjadi kader atau Anggota Ansor Banser itu bukan hanya seragam dan pakaiannya saja tapi juga harus memiliki 3 hal yaitu amaliyah/ritual ibadah, fiqrah/cara berfikir dan haraqah/cara bertindak sesuai dengan prinsip dasar," imbuhnya
"Prinsip dasar amaliyah, fiqrah dan haraqah Ansor dan Banser adalah tawasuth/moderat, tawazun (seimbang), i'tidal (adil), dan tasamuh (toleran) dan yg utama adalah akhlaqul karimah. Jd apbl ada org mengaku Ansor/Banser tp sikapnya tdk sesuai prinsip tsbt maka dia hanya ANSOR KTP," jelasnya.
Baca juga: Sri Mulyani Pungut Pajak Pulsa, Kartu Perdana hinga Token Listrik Mulai 1 Februari,Harga Bakal Naik?
Cuitan Abu Janda soal Islam agam Arogan
Permadi Arya atau yang kerap menjuluki dirinya sebagai Ustaz Abu Janda kembali membuat geram banyak warganet.
Masalahnya, Abu Janda kembali menyampaikan narasi kontroversial di akun Twitter pribadinya, @permadiaktivis1, Minggu (24/1) lalu.
Dalam cuitannya, Abu Janda menyebut Islam, sebagai agama pendatang yang arogan di Indonesia.
“Yang arogan di Indonesia itu adalah Islam, sebagai agama pendatang dari Arab, kepada budaya asli kearifan lokal. Haram-haramkan ritual sedekah laut, sampe kebaya diharamkan dengan alasan aurat.”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/permadi-arya-alias-abu-janda-kembali-membuat-kontroversi-dengan-menyebut-islam-agama-arogan.jpg)