Kabar Artis

Nindy Ayunda Ajukan Hak Asuh Anak dalam Permohonan Gugatan Cerai terhadap Askara Parasady

Nindy Ayunda bukan hanya mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya, Askara Parasadi Harsono. Dia juga ingin hak asuh dua anaknya.

Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Nindy Ayunda mengajukan hak asuh anak bersamaan dengan permohonan gugatan cerainya terhadap suaminya, Askara Parasady Harsono. Dia tidak hadir dalam sidang gugatan cerai perdana di Pengadilan Agama Jakarta Selatan karena harus menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas kasus narkoba suaminya, di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (27/1/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Nindy Ayunda bukan hanya mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya, Askara Parasadi Harsono.

Nindy Ayunda juga mengajukan permohanan hak asuh anak dalam gugatan cerainya tersebut.

Kuasa hukum Nindy Ayunda, Herman Simarmata menuturkan bahwa kliennya itu ingin hak asuh dua anak.

"Nindy sendiri ingin hak asuh anak jatuh pada Nindy," ujar Herman Simarmata di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu (27/1/2021).

"Saat ini kondisi anak-anaknya baik sih nggak ada masalah," katanya lagi.

Terkait urusan harta gana gini Nindy Ayunda berencana melakukan gugatan setelah selesai proses perceraian.

Herman menuturkan bahwa saat ini kliennya ingin fokus terhadap perceraiannya.

"Untuk harta gana gini mungkin nanti setelah selesainya proses perceraian itu aja," ujar Herman.

Baca juga: Gugat Cerai Suami Setelah Ditangkap Polisi, Nindy Ayunda Ucapkan Insya Allah

Baca juga: Jalani Pemeriksaan Terkait Kasus Senpi Ilegal Suami, Nindy Ayunda: Saya Nggak Bisa Ngomong Banyak

KDRT

Sejak membangun biduk rumah tangga pada 2011, rumah tangga Nindy Ayunda dan Askara Parasady Harsono terbilang harmonis.

Mereka dikaruniai dua orang anak selama menikah, yakni Abhirama Danendra Harsono dan Akifa Dhinara Parasady Harsono.

Namun pernikahan mereka akan berujung di sidang gugatan cerai Nindy terhadap Askara yang kini ditahan polisi karena kasus narkoba.

Sebelumnya, Nindy Ayunda pernah melaporkan suaminya ke Polres Metro Jakarta Selatan karena kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada Desember 2020.

"Kalau KDRT itu ada laporannya itu ya 2020. Tepatnya 19 des 2020," ucap Heman Simarmata.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved