Sabtu, 2 Mei 2026

Virus Corona Jakarta

Donor Plasma Darah, Menparekraf Sandiaga Uno Sambangi PMI DKI dengan Berlari

Menparekraf Sandiaga Uno menyambangi kantor PMI DKI Jakarta dengan berlari untuk menjalani donor plasma darah, Rabu (27/1/2021).

Tayang:
Penulis: Desy Selviany |
Wartakotalive.com/Desy Selviany
Menparekraf Sandiaga Uno donor plasma darah konvalesen di PMI DKI Jakarta, Rabu (27/1/2021) 

Hal itu dipastikan oleh Ketua PMI DKI Jakarta Rustam Effendi saat ditemui Wartakotalive.com di kawasan Kembangan, Jakarta Barat.

Baca juga: Pandemi Tunjukkan Betapa Pentingnya Arti Kehadiran Orang Lain dalam Hidup dan Arti Kebersamaan

Rustam mengatakan pihaknya dihubungi oleh Sandi yang hendak menjadi pendonor plasma darah konvalesen pada Selasa (26/1/2021).

Saat itu juga pihak PMI DKI Jakarta mengambil sampel darah Sandi untuk diperiksa.

Apabila hasilnya cocok maka Sandiaga dijadwalkan mendonorkan plasma darah pada Rabu (27/1/2021) sore.

"Beliau kan pernah positif Covid-19 dan hubungi PMI untuk donor plasma darah. Apabila cocok maka esok akan pengambilan darah. Doakan saja," kata Rustam.

Baca juga: Ingin Lihat, Dengar dan Rasakan Langsung Pemulihan Parekraf, Sandiaga Uno Akan Berkantor di Bali

Rustam menyambut baik inisiatif donor plasma darah yang dilakukan Sandiaga Uno. Sebab kata Rustam saat ini pemenuhan plasma darah di DKI Jakarta masih minim yakni sekira 1.300an plasma.

Padahal diprediksi sudah hampir 500 ribu warga DKI Jakarta menjadi penyintas Covid-19.

Saat ini kata Rustam, permintaan plasma darah ke PMI DKI Jakarta juga meningkat tajam. Terlebih saat Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin mulai kampanyekan hal tersebut.

Saat ini uji klinis terapi plasma darah konvalesen masih berlangsung di Kementerian Kesehatan.

Baca juga: Buka Lapangan Pekerjaan, Sandiaga Uno Gandeng Dekranasda Kota Batam Kembangkan Batik Batam

Namun semakin hari hasilnya semakin positif lantaran semakin banyak pasien Covid-19 yang sembuh dari metode terapi tersebut.

Sehingga permintaan plasma darah juga semakin tinggi.

Maka Rustam membuka pintu selebar-selebarnya bagi penyintas Covid-19 yang hendak mendonorkan plasma darah di Markas PMI DKI Jakarta.

Syaratnya hanya pernah menjadi penyintas Covid-19 maksimal tiga bulan dan minimal dua minggu setelah tertular.

Baca juga: Bangkitkan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno Ajak Animator Rangkul Pengrajin Seni Lokal Bergerak Bersama

Selain itu PMI DKI Jakarta juga membuka selebar-lebarnya permohonan plasma darah bagi pasien Covid-19 yang kritis.

Pihak pemohon hanya tinggal hubungi PMI DKI Jakarta lewat nomor telepon yang tertera di Google atau media sosial.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved