Breaking News:

Ujaran Kebencian

Muncul Aksi Protes di Papua Tanggapi Kasus Rasisme Natalius Pigai, Warga Diminta Jangan Terprovokasi

Mereka menuntut penegakan keadilan terkait kasus rasialisme yang dialami putra asli Papua.

Editor: Yaspen Martinus
KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengungkapkan, ada sejumlah aksi protes masyarakat terkait kasus rasisme yang dialami Natalius Pigai. 

"Termasuk mereka yang ikut memviralkan adanya ocehan kepada Natalius Pigai yang dianggap rasis," ucapnya.

Ia juga mengharapkan masyarakat Papua tidak menggelar aksi-aksi untuk menanggapi kasus tersebut. Dia memastikan akan ikut mengawal kasus tersebut.

Baca juga: Unggah Konten Rasis, Ambroncius Nababan Bilang Itu Kritik Satire untuk Natalius Pigai

"Karena para pelaku akan di proses hukum."

"Karena kita tahu siapa pun di negara ini yang melakukan suatu tindakan perbuatan melawan hukum, dia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum," paparnya.

Dicecar 25 Pertanyaan

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyatakan, Ketua Relawan Pro Jokowi-Maruf Amin Ambroncius Nababan dicecar 25 pertanyaan.

Menurut Rusdi, Ambroncius telah diperiksa pada Senin (25/1/2021) malam.

"Kemarin Bareskrim Polri telah memanggil, dan yang bersangkutan telah hadir di Bareskrim untuk dilakukan pemeriksaan oleh Bareskrim."

Baca juga: Sisa 18, Ini Daftar Negara Tanpa Korban Meninggal Akibat Covid-19 per 23 Januari 2021

"Kemarin diberikan pertanyaan sebanyak 25 pertanyaan," kata Rusdi di Kantor Divisi Humas Polri, Jakarta, Selasa (26/1/2021).

Rusdi menjelaskan, Ambroncius masih berstatus sebagai saksi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved