Breaking News:

Politik Jakarta

DPC Gerindra Minta Anies Mundur, Ade Armando:Pendukungnya Kini Sadar Sang Gubernur Tidak Berkualitas

Ade Armando menyebutkan bahwa pernyataan dari Ali Lubis tersebut membuktikan bahwa Anies Baswedan tidak punya kualitas menjadi seorang gubernur

Kolase Warta Kota
Seorang Pakar Komunikasi Universitas Indonesia Ade Armando berkomentar soal permintaan DPC Gerindra Jaktim yang meminta Anies Baswedan mundur sebagai gubernur 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Pernyataan Ketua DPC Partai Gerindra Jakarta Timur Ali Lubis meminta Anies mundur dari jabatannya sebagai Gubernur mengejutkan banyak pihak.

Bahkan, ada yang berpeskulasi bahwa Gerindra akan menelikung Anies Baswedan pada pilgub DKI 2022 serta mendorong kadernya maju menjadi calon gubernur.

Meski demikian, pernyataan Ali telah diklarifikasi oleh DPP Gerindra.

DPP Gerindra memberikan teguran kepada Ali terkait pernyataan itu.

Baca juga: Rumah Tangga Hancur karena Orang Ketiga, Anita Hara: Suami Saya Lebih Pilih Kuntilanak Pelakor

Baca juga: Sempat Kritis, Anggota FBR yang Bentrok dengan Kelompok Kei di Bekasi Meninggal Dunia

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memamerkan tujuh penghargaan sebagai Kota Peduli HAM dari Kemenkumham
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memamerkan tujuh penghargaan sebagai Kota Peduli HAM dari Kemenkumham (Twitter Anies Baswedan)

Sebelumnya Ali meminta agar Gubernur Anies Baswedan mundur dari jabatan gubernur.

Awalnya Ali menyoroti banyaknya peraturan dan ancaman sanksi yang dirumuskan Anies namun tidak mampu meredam penyebaran virus. Bahkan rem darurat pun dilakukan, tapi tetap tak maksimal hasilnya.

Sampai pada akhirnya tersiar kabar Anies meminta pemerintah pusat untuk mengambil alih koordinasi penanganan covid-19 di Jakarta.

Baca juga: Diserang Ribuan Buzzer Tiap Kritik Pemerintah, Sujiwo Tedjo:Jangan Bikin Kesan Pak Jokowi Antikritik

Alasan pemerintah pusat mengambil alih supaya ada peningkatan fasilitas kesehatan di Rumah Sakit di sekitar daerah penyanggah Jakarta tidak tepat.

Sementara pasien dari luar Jakarta yang datang ke rumah sakit akibat terpapar virus Covid-19 karena banyaknya rumah sakit rujukan di Jakarta sebagaimana Keputusan Gubernur Nomor 492 tahun 2020 tentang perubahan atas Keputusan Gubernur No. 378 tahun 2020 tentang Penetapan Rumah Sakit Rujukan Penanggulangan Penyakit Coronavirus Disease (Covid-19).

Baca juga: Pilkada DKI Tetap Digelar 2022, Apa Benar Bu Risma Siap Jadi Lawan Terkuat Anies Baswedan?

Baca juga: Maling Motor Mengaku Bagikan Duit Hasil Curian untuk Pengemis, Kasat Reskrim: Biar Kayak Robin Hood?

“Terkait hal di mana Anies meminta pemerintah pusat untuk mengambil alih kordinasi Penanganan Covid 19 di Jakarta, menimbulkan pertanyaan besar apakah Anies nyerah lawan Covid-19? Jika seperti itu maka sebaiknya mundur saja dari Jabatan Gubernur,” kata Ali. 

Halaman
123
Penulis:
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved