Kasus Habib Rizieq
Dipindahkan ke Rutan Bareskrim, Habib Rizieq Shihab Rupanya Masih Sakit-sakitan
Dipindahkan ke Rutan Bareskrim, Habib Rizieq Rupanya Masih Sakit-sakitan. Alami Sakit Lambung dan Sesak Nafas. Berikut Selengkapnya
Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Dwi Rizki
WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Setelah ditahan di Rutan Bareskrim Polri, kondisi kesehatan Habib Rizieq Shihab diketahui masih kerap mengalami sakit lambung dan sesak nafas.
Hal itu dikatakan kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar kepada Warta Kota.
"Masih sakit. Infonya masih di lambung dan sesak nafas," kata Aziz kepada Warta Kota pada Senin (25/1/2021).
Meski begitu kata Aziz, pihak dokter Mabes Polri sudah rutin melakukan pengecekan kesehatan terhadap Habib Rizieq.
"Sudah diperiksa dokter Mabes, dan alhamdulilah sudah rutin dicek kondisi kesehatannya," kata Aziz.
Sebelumnya dengan pengawalan ketat petugas, tersangka kasus penghasutan dan pelanggaran protokol kesehatan Habib Rizieq Shihab dipindahkan dari Rutan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya ke Rutan Bareskrim, Kamis (14/1/2021) sore.
Pimpinan FPI itu keluar dari Rutan Narkoba Polda Metro Jaya sekitar pukul 14.57 WIB dengan dikawal sejumlah penyidik Bareskrim Polri.
Baca juga: Odin Cafe Terbukti Langgar Instruksi Anies, Dinas Parekraf Lempar Pencabutan Izin ke Satpol PP DKI
Kedua tangan Habib Rizieq tampak diborgol di depan dengan menggunakan kabel tis.
Ia mengenakan jubah panjang putih dibalut rompi tahanan warna oranye.
Walau begitu, Habib Rizieq tetap mengenakan sorban berwarna putih.
Sejak keluar dari Rutan Narkoba Polda Metro Jaya, Habib Rizieq langsung mengangkat kedua tangannya yang diborgol atau diikat kabel tis, ke hadapan wartawan.
Sesaat sebelum masuk ke dalam mobil Bareskrim yang disiapkan, Habib Rizieq kembali mengangkat kedua tangannya yang diikat borgol sambil meneriakkan satu kalimat.
Baca juga: Mabuk Berat, Dua Anggota Kelompok Yani Kei Aniaya Anggota FBR yang Tertidur Lelap hingga Tewas
"Revolusi Akhlak, Allahu Akbar!," teriak Rizieq di hadapan wartawan, dan langsung masuk ke dalam mobil Bareskrim warna hitam bersama sejumlah penyidik.
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan terlalu padatnya Rutan Mapolda Metro Jaya jadi pertimbangan penyidik memindahkan Rizieq ke Rutan Bareskrim Polri.
"Pertimbangannya tahanan di Polda Metro terlalu padat. Sekaligus untuk memudahkan penyidik Bareskrim dalam pemberkasan kasusnya," katanya.