VIDEO Rian Dmasiv Hibur Korban Bencana Banjir Kalsel
Kehadiran Rian DMasiv Senin (18/1/2021) kemarin cukup membuat para pengungsi di Stadion Demang Lehman Martapura Kabupaten Banjar Kalsel terhibur.
"Kalsel dalam kondisi darurat ruang dan darurat bencana ekologis," ujar Kisworo, pada Selasa (19/1/2021), dikutip dari Kompas.com.
Menurut catatan Walhi, banjir kali ini menjadi yang terbesar dan terluas sejak 2006.
Memang ia membenarkan, bencana banjir sejatinya sudah menjadi bencana yang berulang di Kalimantan Selatan.
Misalnya pada 2006, banjir besar pernah melanda Kalsel.
Tetapi, banjir tersebut tidak sampai merendam 11 kabupaten/kota seperti saat ini.
"Melihat bencana yang selalu terulang. Bahkan setelah 2006, awal tahun 2021 ini bisa dikatakan banjir terbesar dan terluas di Kalsel melingkupi 11 kabupaten/kota," ujarnya.
Bahkan ia menyebut, banjir kali ini juga sudah bisa diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Namun, ia menilai pemerintah lagi-lagi tidak siap dan masih gagap dalam penanganannya.
Menurut Kisworo, pada akhirnya masyarakat lah yang kembali menanggung akibatnya.
Terlebih dilanda banjir di tengah pandemi Covid-19 yang semakin meluas di Kalsel.
"Sudah pandemi Covid-19 dihajar banjir, sudah jatuh tertimpa tangga," ucapnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Alih Fungsi Lahan di Kalsel Sebabkan Banjir Parah, Jokowi Diminta Panggil Perusahaan Tambang
Video Grafer : Yulianto
Editor Video : B.Agus Susanto
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/rian-dmasiv-diketahui-datang-langsung-ke-lokasi-banjir-di-kabupaten-banjar-kalsel.jpg)