Demo Pedagang Daging Sapi

Pemkot Tangerang Minta Pemerintah Pusat Atasi Kemelut Kenaikan Harga Daging Sapi

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang, Teddy Bayu, meminta Bulog untuk menyelesaikan kenaikan harga daging sapi.

Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Ilustrasi daging sapi yang kini harganya melonjak. Akibatnya para pedagang komoditas itu di Jabodetabek melakukan aksi mogok selama tiga hari. 

"Di sini kan sapi yang dipotong itu semuanya impor. Sapi dari Australia, para pedagang mengeluhkan soal kenaikan harganya," kata Sugeng.

Para pedagang daging sapi melakukan mogok beroperasi. Hal itu berdampak dengan kegiatan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Bayur, Kota Tangerang.

Pantauan Warta Kota, RPH yang berlokasi di bilangan Karawaci ini tampak sepi. Tak ada aktivitas di rumah pemotongan hewan tersebut.

Ruang-ruang tempat penjagalan sapi ini juga terlihat sunyi. Sejumlah pegawai juga tidak bekerja. 

"Tidak beroperasi," ujar Kepala UPT RPH Bayur Kota Tangerang, Sugeng Proyono kepada Warta Kota, Kamis (21/1/2021).

Ia menjelaskan selama tiga hari kedepan tidak menjalani aktivitas seperti biasanya. Dikarenakan para pedagang daging sapi mengalami mogok beroperasi.

"Mulai dari tanggal 19 - 22 Januari," ucapnya.

Kendati demikian, jika ada pihak lain yang ingin melakukan pelayanan maka jajarannya akan melayani.

"Kami masih buka seperti biasanya, cuma ya seperti ini keadannya. Tidak ada pemotongan," kata Sugeng 

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved