Harga Daging Sapi Naik
Janji Jokowi Swasembada Daging Sapi Bertolak Belakang dengan Kenyataan, Pedagang kini Mogok Massal
Jokowi pernah berjanji bakal swasembada daging sapi alias nantinya tak lagi mengimpor sapi dari luar negeri dalam jangka panjang.
Pantauan Warta Kota di Pasar Kranji Baru, Bekasi Barat,Rabu (20/1/2021), kios pedagang daging sapi sepi. Tak ada pembeli maupun pedagang yang terlihat melakukan aktivitas transaksi.
Padahal biasanya, geliat perdagangan di Pasar Kranji selalu terjadi sejak pagi hingga malam hari.
Namun hari ini, hanya kios pedagang daging sapi saja yang terlihat tak berjualan.
Akibatnya, para pembeli yang hendak membeli daging sapi pun kebingungan.

Baca juga: Komjen Listyo Sigit Ingin Nantinya Polantas Tak Perlu Menilang di Jalan, Cukup Atur Lalulintas Saja
Baca juga: Kontraktor Mengeluh Banyak Pekerjaan Pembangunan Infrastruktur di Kabupaten Bekasi Belum Dibayarkan
Seorang pedagang bumbu dapur, Imah (43) mengatakan, para pedagang daging sapi baru menutup lapaknya pada hari Rabu ini.
"Awalnya kemarin cuma sedikit yang nutup, tapi sekarang hampir semuanya nutup. Enggak ada yang beli juga," tutur Imah di lokasi.
Baca juga: Pedagang Daging Sapi di Jakarta Barat Berencana Mogok Massal, Ini yang Akan Dilakukan Sudin KPKP
Baca juga: Ferdinand Hutahaen Yakin 100 Persen Anies Baswedan Akan Tumbang Jika Maju Kembali di Pilgub DKI
Janji Jokowi
Sejak masa pemerintahan periode pertamanya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melontarkan sejumlah janji dalam program ketahanan pangan.
Salah satunya soal janji menurunkan harga daging sapi hingga di bawah Rp 80.000 per kg yang diucapkannya dalam rentan tahun 2015-2016.
Bahkan, Jokowi mempunyai program yang dinilai banyak kalangan saat itu cukup ambisius, yakni melakukan swasembada daging sapi alias nantinya tak lagi mengimpor sapi dari luar negeri dalam jangka panjang.
Jokowi mengaku sangat geram melihat harga daging sapi di Indonesia begitu mahal jika dibandingkan dengan negara tetangga, padahal Malaysia dan Singapura juga sama-sama merupakan importir daging.
"Saya sudah pegang daftar harga daging. Di Singapura dan Malaysia, harga daging itu Rp 50.000 sampai Rp 55.000 saja. Kira-kira tiga minggu lalu saya perintahkan kepada menteri. Caranya saya tidak mau tahu, tetapi sebelum Lebaran harga daging harus di bawah Rp 80.000," ucap Jokowi di UMY Yogyakarta pada 13 April 2016.
Baca juga: Komjen Listyo Sigit Ingin Nantinya Polantas Tak Perlu Menilang di Jalan, Cukup Atur Lalulintas Saja
Monopoli BUMN
Untuk mengatasi tingginya harga sapi, pemerintah memilih untuk menggantinya dengan daging kerbau.
Namun, lagi-lagi daging kerbau juga diimpor dari India.