Breaking News:

Berita Jakarta

Masih Ada Napi Terlibat Jaringan Narkotika, Trubus Minta Yasonna Evaluasi Kinerja Kakanwilkumham DKI

Di sejumlah rumah tahanan di Jakarta, keterlibatan napi narkotika juga masih ditemukan dalam sejumlah kasus penyalahgunaan narkotika.

Penulis: | Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahardiansyah meminta Menkum HAM mengambil langkah untuk mengatasi keterlibatan napi dalam penyalahgunaan narkotika 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sejumlah kasus yang melibatkan narapidana narkotika masih kerap ditemui dan menjadi pekerjaan rumah yang sepertinya sulit dipecahkan.

Di sejumlah rumah tahanan di Jakarta, keterlibatan napi narkotika juga masih ditemukan dalam sejumlah kasus penyalahgunaan narkotika.

Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahardiansyah yang meminta Menteri Hukum dan HAM  Yasonna segera mengambil sikap.

Ia bahkan meminta Menkum HAM agar mengevaluasi kinerja Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (kanwilkumham) DKI, karena dinilai tak bisa mengatasi permasalahan ini.

Baca juga: Bandingkan Kasus yang Jerat HRS, Politisi Demokrat: Harusnya Raffi Ahmad dan Ahok Jadi Tersangka

Langkah tersebut, menurutnya, untuk menyelamatkan citra Kementerian Hukum dan HAM yang sebelumnya terus diterjang berbagai isu negatif.

"Ganti kakanwil DKI untuk membersihkan masalah narkoba yang kerap muncul di pemasyarakatan. Apa yang salah, kenapa napi terus terlibat narkoba," kata Trubus kepada wartawan, dalam siaran tertulis yang diterima, Kamis (14/1/2021) 

Trubus menambahkan, sejumlah masalah masih terjadi semenjak kepala kakanwilkumham DKI dipegang Liberty Sitinjak.

Mulai dari masalah narkoba, bilik penjara yang disulap menjadi 'apotik' dan berbagai masalah lain.

Baca juga: Yasonna Laoly Resmikan Lapangan Menembak di Lapas Narkotika Jakarta, Kopassus Akan Jadi Mentor

"Bahkan sebelumnya ada pemasangan AC di kamar napi hingga pemerasan napi terjadi dalam kurun waktu setahun," ujarnya.

Untuk kasus pabrik ekstasi dilakukan oleh napi rutan Salemba atas nama Ami Utomo yang kala itu menggemparkan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved