Lagi, Kecelakaan Tol Cipali Makan Korban, Empat Orang Tewas, ini Kronologinya
Kanit Laka Polres Subang menduga kuat, kecelakaan di Tol Cipali itu penyebab utamanya karena sopir kelelahan hingga mengantuk.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kecelakaan kembali terjadi di Tol Cipali, Subang, Jawa Barat Senin (11/1/2021) subuh.
Bahkan kecelakaan Tol Cipali tersebut memakan korban empat orang tewas.
Kecelakaan tunggal itu terjadi di ruas Tol Cipali KM 107.800 B arah Palimanan - Cikopo, Kampung Salahaur, Desa Jabong, Kecamatan Pagaden, Subang.
Dikutip dari TribunJabar, Kanit Laka Polres Subang Iptu Suharyadi menjelaskan, kendaraan berjenis mikrobus yang kecelakaan tersebut bernomor Polisi B 7180 VDA.
Baca juga: Cerita Shinta Korban Pesawat Sriwijaya Air, Terus Tertidur di Mobil dan Berjalan Gontai ke Bandara
Baca juga: Sosok Kapten Afwan Pilot Sriwijaya Air yang Jatuh, Separuhnya Gajinya untuk Bersedekah
Baca juga: Anak Riyanto Penumpang Sriwijaya Air SJ 182, Sempat Menangis Pegangi Tangan dan Melarang Pergi
Jika dilihat dari posisi terakhir kendaraan mikrobus itu, Kanit Laka Polres Subang menduga kuat, kecelakaan tersebut penyebab utamanya karena sopir kelelahan hingga mengantuk.
"Posisi awal oleng ke kiri dan terguling ke parit sisi kanan jalan," ujar Kanit Laka sembari menggerakan lengannya tanda mengisyaratkan.
"Kami belum dapat menjelaskan secara pasti namun jelas ini kecelakaan tunggal, dugaan kuat kami pengemudi mengantuk sehingga membanting setirnya ke arah kiri," ujar Kanit Laka Iptu Suharyadi.
Saat ini korban meninggal dunia sudah dievakuasi ke RSUD Thamrin Purwakarta, dan yang mengalami luka ringan dilarikan ke RS Abdul Rajak Purwakarta.
"Kami akan melakukan proses olah tempat kejadian perkara (TKP) guna kepentingan penyelidikan penyebab kecelakaan tersebut," ujar dia.
36 Kecelakaan dalam Satu Bulan di Tol Cipali
Tingkat kecelakaan lalu lintas (lalin) dan angkutan jalan (LLAJ) di Indonesia sepanjang 2020 masih relatif tinggi.
Padahal, pada periode tersebut berbagai wilayah tengah mengalami penurunan volume kendaraan seiring diterapkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sebagai upaya menekan penyebaran virus corona alias Covid-19.
Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono mengungkapkan sepanjang 2020 pihaknya melakukan investigasi kecelakaan LLAJ sebanyak 12 kasus.
Baca juga: Kisah Agesti Ayu yang Penjarakan Ibu Kandungnya, Ngotot tidak Cabut Laporan, ini Alasannya
Baca juga: Fungsi Black Box yang Kini sedang Dicari di Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Jatuh di Kepulauan Seribu
Baca juga: Ramai Dikaitkan dengan Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182, Apa Itu Post Mortem dan Ante Mortem?
Adapun titik yang paling diperhatikan adalah tol Cipali.
"Kecelakaan di Jalan Tol Cipali berupa tabrakan depan-belakang, bisa 36 kali kejadian dalam satu bulan. Kemudian (korban) dari warga yang menyeberang itu empat sampai lima kali," katanya dalam konferensi pers virtual, Kamis (17/12/2020).
"Usaha kami untuk wilayah tol Cipali ini luar biasa, tapi kecelakaan 85 persen karena human factor, tepatnya kelelahan. Kami bersama Dirjen Darat dan pengelola tol terus berupaya menekannya," tambah Soerjanto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kecelakaan-maut-terjadi-di-ruas-tol-cipali-km-107800-b-arah-palimanan-cikopo.jpg)