Breaking News:

Kabinet Jokowi

Tri Rismaharini Mengaku Tidak Blusukan Sejak Jadi Mensos: Itu Kebiasaan Saja Saat Mau ke Kantor

Mensos Tri Rismahari menjawab kritikan yang ditujukan ke dirinya yang sempat menghebohkan soal blusukannya

TRIBUNJATIM.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Mensos Tri Rismaharini blak-balakan soal aksi blusukan meski sudah jadi menteri Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, Kamis (28/5/2020). Ia sempat menangis saat menerima bantuan mobil ambulans dan mobil lab tes swab kasus corona. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Akhirnya Mensos Tri Rismaharini buka suara soal dirinya yang dikritik keras karena menemukan gelandangan di Jakarta saat blusukan.

Diakui Risma kebiasaan blusukan ini sudah dilakoni sejak menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. 

Namun Ia membantah kegiatannya berkeliling di DKI Jakarta sebagai aksi blusukan, menurut dia kegiatannya itu hanya sebatas aktivitas rutin dari rumah dinas menuju kantor.

Risma mengatakan, kebiasaannya sejak menjadi Wali Kota Surabaya melintas melalui jalan yang berbeda-beda setiap hari dari rumah dinas menuju kantor.

Baca juga: Cerita Menteri Sosial Tri Rismaharini Bertemu Pemulung di Pasar Baru Jakarta Pusat, Tak Disangka

Kebiasaan itu lanjut dia, masih dibawa hingga ia menjabat sebagai Mensos berkantor dan tinggal di Jakarta.

"Saya itu jalan ke kantor itu pagi, saya ndak blusukan, coba cek pemulung ketemu di jalan besar kan, saya enggak blusukan, saya hanya lewat dari rumah ke kantor," kata Risma di Bekasi, Jumat (8/1/2021).

Menurut Risma, kebiasaan melintas di jalan berbeda setiap hari dari rumah menuju kantor merupakan strategi yang sengaja dia lakukan.

Sebab, sebagai orang yang memiliki kebijakan, tentu dia memiliki risiko ancaman ketika kebijakan yang dia keluarkan tidak disukai oknum tertentu.

"Itu memang saya punya stategi khusus, karena sudah sekian kali waktu saya jadi wali kota, saya nutup Dolly, semua saya sering diancam dibunuh, jadi saya harus punya stategi untuk itu," tegasnya.

Namun ketika dia sedang melintas di jalan yang dilalui berbeda-beda, ia kerap menjumpai pemulung atau gelandangan yang kondisinya memprihatinkan.

Baca juga: Risma Pekerjakan 5 Gelandangan yang Ditemui di Jalan di Anak Perusahaan BUMN, Gajinya Rp 4,7 Juta

Halaman
1234
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved