Breaking News:

VIDEO Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Akan Berkantor di Polsek untuk Atasi RW Zona Merah Covid-19

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman akan turun langsung menangani wilayah zona merah Covid-19.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Murtopo
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan bahwa Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman akan turun langsung menangani wilayah zona merah Covid-19. 

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Untuk semakin mengintesifkan dan mengefektifkan penanganan wilayah zona merah Covid-19 di sejumlah RW di DKI, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman akan turun langsung, dengan berkantor di Mapolsek di wilayah hukum Polda Metro Jaya, mulai Senin (11/1/2021) mendatang.

Mapolsek yang dituju atau tempat berkantor, adalah yang diketahui terdapat wilayah atau RW zona merah Covid-19, atau wilayah pengawasan ketat (WPK) Covid-19.

Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Kamis (7/1/2021).

"Sudah sepakat bahwa mulai Senin 11 Januari nanti, Kapolda Metro dan Pangdam Jaya akan berkantor di Polsek yang di darahnya ada wilayah atau RW yang masuk zona merah Covid-19," kata Yusri.

Dengan begitu kata Yusri, Kapolda Metro dan Pangdam Jaya juga akan langsung meninjau dan mengawasi wilayah zona merah di wilayah hukum polsek tersebut.

"Sehingga diharapkan petugas bergerak massif di sana mulai dari Kapolres, Kapolsek, hingga babinkamtibmas juga Dandim dan Danramil dalam mendisiplinkan masyarakat mencegah penyebaran virus corona dengan 3 M, yakni memakai masker  mencuci tangan dan menjaga jarak," papar Yusri.

Baca juga: Jokowi Yakin Vaksin Covid-19 Aman dan Halal, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo: Siap Pak Presiden!

Selain itu kata dia, dengan berkantor di Polsek, maka Kapolda dan Pangdam akan menentukan wilayah dibentuknya Kampung Tangguh Jata atau RW Tangguh.

"Jika di sana sudah ada Kampung Tangguh, maka pelaksanaannya akan diperketat dalam mendisiplinkan masyarakat," kata Yusri.

Baca juga: VIDEO Ruang Isolasi di Kabupaten Bogor Hampir Penuh, Pasien Covid-19 Melonjak Pasca Libur Nataru

Intinya tambah Yusri, dengan berkantor di Polsek, maka Kapolda Metro dan Pangdam Jaya akan meninjau langsung wilayah atau RW zona merah Covid-19.

"Dari data terakhir diketahui untuk DKI ada 55 RW yang ditetapkan zon merah," ujarnya.

Baca juga: Kapolda Metro dan Pangdam Jaya akan Berkantor di Polsek untuk Mengatasi Covid-19 di Tingkat RW

Menurutnya dengan Kapolda Metro serta Pangdam Jaya hadir dan berkantor di Polsek, maka akan didata lagi jumlah Kampung Tangguh Jaya yang sudah dibentuk dan dievaluasi lagi pelaksanaannya.

"Komitmen Kapolda Metro dan Pangdam Jaya meninjau langsung wilayah zona merah dan berkantor di Polsek mulai Senin pekan depan ini, juga merupakan jawaban dalam menyikapi wacana PSBB ketat se Jawa-Bali yang direncanakan mulai 11 Januari sampai 25 Januari," kata Yusri.(bum)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved