Pilpres AS

Update Kerusuhan di Amerika Serikat, 4 Orang Dilaporken Tewas, 14 Polisi Alami Luka

Ini update kerusuhan di Amerika Serikat yang dilakukan massa pendukung Presiden Donald Trump Kamis (7/1/2021). 4 Orang dilaporkan tewas

Joseph Prezioso / AFP
Pendukung Donald Trump menyerbu sesi Kongres yang diadakan hari ini untuk mengesahkan kemenangan pemilihan Joe Biden. Mereka bahlan nekat memasuki gedung Capitol hingga terjadi kerusuhan, kabar terakhir 4 orang meninggal dunia 

WARTAKOTALIVE,COM, WASHINGTON -- Ini update kerusuhan di Amerika Serikat yang dilakukan massa pendukung Presiden Donald Trump Kamis (7/1/2021).

Kepolisian Amerika Serikat (AS) menyebut empat orang tewas dalam kerusuhan massa pendukung Presiden Donald Trump yang menyerbu gedung Capitol.

Empat orang yang meninggal termasuk seorang wanita yang tertembak, serta satu wanita lain dan dua pria yang meninggal karena "keadaan darurat medis."

Baca juga: AMERIKA Serikat Rusuh, Pendukung Donald Trump Bawa Bom Serbu Gedung Capitol, Tewas Ditembak Polisi

Baca juga: Kongres Kemenangan Joe Biden, Gedung Capitol AS Ricuh Didemo, Donald Trump Minta Pendukungnya Pulang

Hal itu disampaikan Kepala Polisi Washington, D.C, Robert Contee, dalam konferensi pers Rabu (6/1/2021) malam waktu setempat seperti dilansir Reuters dan CNBC, Kamis (7/1/2021).

Gas air mata dilepaskan ke kerumunan demonstran ketika bentrokan pecah dengan polisi di gedung Capitol .

Pendukung bersenjata Presiden Donald Trump bernyanyi selama protes pada 6 Januari 2021 di Salem, Oregon. Pendukung Trump berkumpul di ibu kota negara bagian di seluruh negeri untuk memprotes ratifikasi hari ini atas kemenangan Electoral College Joe Biden atas Presiden Trump dalam pemilu 2020.
Pendukung bersenjata Presiden Donald Trump bernyanyi selama protes pada 6 Januari 2021 di Salem, Oregon. Pendukung Trump berkumpul di ibu kota negara bagian di seluruh negeri untuk memprotes ratifikasi hari ini atas kemenangan Electoral College Joe Biden atas Presiden Trump dalam pemilu 2020. (Nathan Howard / Getty Images / AFP)

Aksi unjuk rasa untuk mendesak DPR dan Senat membatalkan kemenangan Presiden terpilih AS Joe Biden.

DPR dan senat sedang bersidang untuk memberikan sertifikasi hasil pemilihan presiden AS 2020 oleh Kongres AS, di Gedung Capitol AS di Washington, 6 Januari 2021.

Baca juga: Tak Ada Penyambutan Khusus Kepulangan Abu Bakar Baasyir, Namun 20 Titik Dijaga Ormas dari Ngruki

Kepala kepolisian mengatakan divisi urusan internal sedang menyelidiki kasus penembakan itu.

Contee mengatakan mereka masih menentukan rincian pasti dari tiga kematian lainnya.

“Setidaknya empat belas polisi mengalami luka-luka dengan beberapa masih di dirawat di rumah sakit,” kata Contee.

“ Satu petugas mengalami luka serius karena ditarik ke kerumunan di mana ia diserang,” tambahnya.

"Ini adalah insiden tragis dan saya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan teman-teman korban," kata Contee.

Baca juga: Bintangi Film Yang Tak Tergantikan Produksi Falcon Pictures, Lulu Tobing Taklukan Karakter Aryati

Kerusuhan terjadi di Gedung Capitol, Washington DC, antara massa pendukung Presiden Donald Trump dengan aparat.

Awalnya diberitakan seorang wanita tewas tertembak di bagian dada di Rabu sore waktu setempat (6/1/2020), dalam upaya mereka menghalangi kemenangan Joe Biden.

 Sumber dari penegak hukum mengungkapkan, wanita itu tewas beberapa jam kemudian. Tak diketahui siapa yang menembaknya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved