Pembunuhan
Beredar Rekaman CCTV Pramugari Cantik Christine Dacera Bersama Pria Berbeda, Benarkah Dirudapaksa?
Rekaman CCTV menunjukkan aktivitas terakhir Christine Angelica Dacera sebelum tewas diduga dirudapaksa bergilir oleh sekelompok pria.
"Para pria asing tersebut rupanya datang dari kamar sebelah yakni nomor 2207, ujar pengacara Brick Reyes, juga juru bicara keluarga Dacera, Selasa, 5 Januari 2021.
Baca juga: Masalah Kembali Terulang, Perajin Tahu Berharap Kedelai Lokal Jadi Perhatian Utama Pemerintah
Sempat juga Dacera menelepon keluarganya sekitar pukul 12:30 pada 1 Januari 2021, kata sang ibu.
Namun Dacera tidak merespons 10 jam kemudian.
De Guzman adalah putra penyanyi terkenal Filipina Claire dela Fuente.
Ia mengklaim dia tidak bersalah atas pemerkosaan dan pembunuhan Christian Dacera karena dia gay.
"Bagaimana bisa ada pemerkosaan? Saya gay," kata De Guzman kepada QRT.
Baca juga: Seorang Gelandangan yang Dijangkau Risma di Jakarta Reaktif Covid-19
"Saya tidak pernah berhubungan seks dengan seorang wanita. Apa yang mereka katakan itu menyakitkan. Mereka tidak tahu apa yang terjadi."
De Guzman mengakui bahwa dia berada di kamar hotel tempat Dacera ditemukan.
Akan tetapi, dia tertidur setelah pesta dan menemukan Dacera tidak sadarkan diri di bak mandi (bath up) ketika terbangun.
"Saya memeriksa hidungnya untuk melihat apakah dia mengeluarkan napas."
"Tidak ada apa-apa. Saya memeriksa detak jantungnya. Tidak ada juga."
Hasil Autopsi
Polisi mengeluarkan pernyataan yang mengatakan ada jejak sperma di alat kelamin Dacera, tetapi mereka memutuskan untuk tidak mengungkapkan temuan autopsi untuk membuktikan hal ini.
“Kami belum merilis autopsi," ujar Kepala polisi Makati Depositar, Selasa (5/1/2021).
Namun di sisi lain telah keluar hasil autopsi yang dilakukan oleh Mayor PNP Michael Nick Sarmiento.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/christina-dacera-kasus-d.jpg)