Kriminalitas Bekasi

Tak Terima Resto Ditutup, 7 Tamu Diduga Sedang Mabuk Keroyok Dua Karyawan Hotel di Jababeka Cikarang

dua orang karyawan Batiqa Hotel Jababeka yang pada hari itu tengah bertugas mengalami luka cukup serius

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Screenshot rekaman CCTV penganiayaan tamu kepada dua karyawan hotel di daerah Jababeka, Cikarang, Jawa Barat 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI---- Dua karyawan Batiqa Hotel Jababeka, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dikabarkan menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang.

Tim Kuasa Hukum Batiqa Hotel Jababeka, Dinah Puja Astuti menjelaskan kejadian pengeroyokan terjadi pada Minggu (3/1/2021) pukul 02.00 WIB dini hari.

Pengeroyokan dilakukan oleh tujuh orang tamu yang saat itu datang diduga dalam keadaan mabuk.

Baca juga: Kuasa Hukum Teddy Pardiyana Yakin Banget Kliennya Sah Jadi Ahli Waris Lina Jubaedah

Akibatnya, dua orang karyawan Batiqa Hotel Jababeka yaitu Staff Resepsionis dan Executive Chef yang pada hari itu tengah bertugas sebagai manager on duty (MOD) mengalami luka cukup serius.

"Semua kejadian terekam kamera CCTV dan kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Cikarang Selatan," kata Dinah, kepada Wartakotalive.com, pada Senin (4/1/2021).

Adapun awal kejadian bermula saat ketika delapan orang tamu yang terdiri dari tujuh pria dan seorang wanita datang ke Batiqa Hotel Jababeka pada 3 Januari 2021 pukul 03.00 WIB dini hari.

Baca juga: Bansos Uang Tunai Mulai Kota Bekasi Mulai Didistribusikan, Ada 197.380 Warga yang Dapat

Mereka saat itu datang dalam keadaan mabuk.

Ketika datang, mereka memesan salah satu kamar untuk mengistirahatkan tamu wanita.

Tak berapa lama kemudian, ketujuh tamu pria tersebut datang ke konter Front Office (FO) dan menyampaikan bahwa mereka ingin mengorder minuman dari fresqa bistro.

Baca juga: Soal Temuan Seaglider di Selayar, Kemenhan Minta Publik Tak Berpolemik, Akan Ditangani TNI

Lalu, dijelaskan oleh staff resepsionis bahwa restoran sudah tutup, dikarenakan operasional restoran dalam masa pandemi hanya sampai pukul 21.00 WIB.

"Dari situ ketujuh tamu bersikeras untuk memesan minuman dari restoran, maka dari itu security hotel yang sedang bertugas segera menghubungi executive chef yang sedang ditugaskan sebagai MOD hari itu melalui whatsapp," jelasnya.

Pada saat itu juga, executive chef bergegas turun untuk menemui ketujuh tamu tersebut.

Baca juga: Jokowi Teken PP Kebiri Predator Seksual Anak, Pakar Psikologi Forensik Ragukan soal Efektivitas

Dijelaskannya, bahwa mereka sudah tidak dapat memesan lagi dari Fresqa Bistro karena sudah diluar jam operasional.

Namun mereka tetap bersikeras ingin memesan di area restoran, meminta agar disediakan saja tempat untuk mereka minum, sedangkan minumannya mereka akan membeli dari luar.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved