Breaking News:

Berita Depok

Kisah Guru Honorer Asuh Yatim Piatu dan Buah Hati yang Dibuang Hasil Hubungan Terlarang di Depok

Kisah Guru Honorer asuh yatim piatu dan buah hati yang dibuang hasil hubungan terlarang di Depok.

Wartakotalive.com/Dodi Hasanuddin
Ketua Yayasan Panti Asuhan Yatim Piatu Al Amanah, Bedahan, Sawangan, Kota Depok, H Samuslim 

Singkat cerita Samuslim bertemu dengan orang baik. Dia ajak tinggal di Perumnas Depok 1. Samuslim kala itu tinggal bersama anak menteri.

Dia juga telah menikah. Samuslim bekerja sebagai guru honorer di sekolah swasta di Depok Utara pada tahun 1992. Sedangkan istrinya mengajar di sekolah Islam.

Pada saat itu Samuslim sebagai guru agama dengan gaji Rp 150.000. Lantaran kurang dia mencari tambahan sebagai guru privat mengaji.

Dalam kondisi keterbatasan perekonomian, Samuslim dan istrinya tetap mengasuh anak yatim piatu dan anak terlantar.

"Anak-anak saya tampung di rumah. Walaupun makan dengan tempe terus yang penting anak-anak bisa makan.  Semua kami pasrahkan sama Allah. Ada saja rezeki yang datang," ujarnya.

Pada tahun 2005, ia memanfaatkan lahan yang berada di Bedahan, Sawangan, Depok. Samuslim membangun rumah seadaanya. 

Meski kumuh yang penting tidak bocor saat hujan turun.

Suasana Yayasan Panti Asuhan Yatim Piatu Al Amanah, Bedahan, Sawangan, Kota Depok
Suasana Yayasan Panti Asuhan Yatim Piatu Al Amanah, Bedahan, Sawangan, Kota Depok (Wartakotalive.com/Dodi Hasanuddin)

Ternyata lahan yang dimanfaatkannya itu bermasalah. Ia adalah pemegang lahan tangan keempat.

Tanah tersebut merupakan tanah kavling DPR pada jaman Presiden Soeharto.

Beruntung pemilik lahan tersebut berbaik hati dan kemudian menyerahkan untuk panti asuhan.

Halaman
1234
Penulis: Dodi Hasanuddin
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved