Breaking News:

Virus Corona Tangsel

Jelang Akhir Tahun 2020 Kasus Virus Corona di Kota Tangsel Terus Bertambah

Menjelang berakhirnya tahun 2020, kasus virus corona di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) makin bertambah.

Editor: Valentino Verry
AFP PHOTO/CENTERS FOR DISEASE CONTROL AND PREVENTION/ALISSA ECKERT/HANDOUT
Ilustrasi COVID-19 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Menjelang berakhirnya tahun 2020, kasus virus corona di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) makin bertambah.  

Seperti pada akhir pekan ini, tercatat ada 22 kasus baru positif Covid-19. Dengan penambahan tersebut, akumulasi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Tangsel tercatat 3.559 orang.

Dari total kasus tersebut, sebanyak 2.995 orang di antaranya dilaporkan telah sembuh. Angka kesembuhan ini diketahui bertambah 17 dari data terakhir pada Jumat (25/12/2020).

Makam jenazah korban virus corona di TPU Jombang, Ciputat, Tangsel.
Makam jenazah korban virus corona di TPU Jombang, Ciputat, Tangsel. (Warta Kota)

Sementara angka kematian akibat Covid-19 dilaporkan kembali bertambah tiga, sehingga totalnya 168 kasus.

Sampai saat ini tercatat masih ada 396 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Tangsel yang menjalani perawatan maupun isolasi mandiri.

Satgas Covid-19 kota Tangsel juga melaporkan 110 kasus suspek yang masih dirawat dan 12 kasus probable aktif.

Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang menjadi wilayah dengan kasus positif Covid-19 tertinggi di Tangsel, yakni 235 kasus.

Disusul wilayah Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur yang melaporkan 233 kasus positif. Kemudian wilayah Kelurahan Rengas, Kecamatan Ciputat Timur sebanyak 175 kasus.

Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany.
Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany. (Warta Kota/Rizki Amana)

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany, pun mulai kewalahan menghadapi penyebaran virus corona di wilayah kerjanya.

Karena itu, orang nomor satu di Tangsel ini berencana memanfaatkan tempat kos sebagai lokasi isolasi pasien Covid-19.

Airin mengatakan pihaknya tetap berupaya menambah lokasi karantina terpusat. Apalagi tren kasus Covid-19 masih menunjukkan peningkatan.

"Saya minta untuk kos-kosan, untuk tempat guest house, atau yang lainnya, yang bisa dikerjasamakan dengan program yang dikerjakan pemerintah pusat melalui kita pemerintah daerah," kata Airin.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved