Senin, 13 April 2026

Hari Ibu

Peringatan Hari Ibu 22 Desember 2020: Sejarah, Makna, dan Tema Tahun Ini

Hari ini, Selasa 22 Desember 2020 adalah peringatan Hari Ibu di Indnesia. Berikut sejarah Hari Ibu, makna dan temanya tahun ini.

aarp.org
Hari ini, Selasa 22 Desember 2020 adalah peringatan Hari Ibu di Indnesia. Berikut sejarah Hari Ibu, makna dan temanya tahun ini. Foto: Ilustrasi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKATA -- Hari ini, Selasa 22 Desember 2020, adalah peringatan Hari Ibu di Indnesia.

Mengapa harus ada peringatan Hari Ibu? Berikut ini sejarah Hari Ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember.

Perayaan Hari Ibu dilakukan sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan perempuan Indonesia.

Baca juga: Kumpulan Ucapan Selamat Hari Ibu untuk Semua Ibu Mulai dari Mertua, Nenek Hingga Kakak Adik

Baca juga: Kumpulan Puisi Tentang Ibu Sebagai Ucapan Terima Kasih Cocok untuk Hari Ibu 22 Desember

Tidak hanya menghargai jasa-jasa dari seorang ibu, namun juga untuk perempuan secara menyeluruh.

Adapun tema utama Peringatan Hari Ibu ke-92 Tahun 2020 adalah Perempuan Berdaya Indonesia Maju.

Kumpulan ucapan Selamat Hari Ibu 22 Desember 2020
Kumpulan ucapan Selamat Hari Ibu 22 Desember 2020 (istimewa)

Lantas bagaimana sejarah Hari Ibu?

Baca juga: 100 Orang Pelanggar Protokol Kesehatan di Acara Haul Abdul Qadir Jailani Kena Denda Satpol PP

Sejarah Hari Ibu

Dikutip dari bone.go.id, Gema Sumpah Pemuda dan lantunan lagu Indonesia Raya yang pada tanggal 28 Oktober 1928 digelorakan dalam Kongres Pemuda Indonesia menggugah semangat para pimpinan perkumpulan kaum perempuan untuk mempersatukan diri dalam satu kesatuan wadah mandiri.

Pada saat itu sebagian besar perkumpulan masih merupakan bagian dari organisasi pemuda pejuang pergerakan bangsa.

Selanjutnya, atas prakarsa para perempuan pejuang pergerakan kemerdekaan pada tanggal 22-25 Desember 1928 diselenggarakan Kongres Perempuan Indonesia yang pertama kali di Yogyakarta.

Baca juga: Akui Menikah ke-6 kali, Elly Sugigi: Nikah Siri dengan Aher untuk Hindari Zina

Salah satu keputusannya adalah dibentuknya satu organisasi federasi yang mandiri dengan nama Perikatan Perkoempoelan Perempoean Indonesia (PPPI).

Melalui PPPI tersebut terjalin kesatuan semangat juang kaum perempuan untuk secara bersama-sama kaum Laki-laki berjuang meningkatkan harkat dan martabat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang merdeka.

Dan berjuang bersama-sama kaum perempuan untuk meningkatkan harkat dan martabat perempuan Indonesia menjadi perempuan yang maju.

Pada tahun 1929 Perikatan Perkoempoelan Perempuan Indonesia (PPPI) berganti nama menjadi Perikatan Perkoempoelan Istri Indonesia (PPII).

Baca juga: Wagub DKI Ariza Jamin Tidak Ada Pesta Kembang Api di Tahun Baru 2021

Kemudian, pada tahun 1935 diadakan Kongres Perempuan Indonesia II di Jakarta.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved