Airin Rachmi Diany

Airin Rachmi Diany Beri Kewenangan Penuh pada Camat untuk Bertindak Tegas pada Pelanggar Prokes

Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, meminta jajaran Kecamatan untuk menindak tegas para pelanggar protokol kesehatan selama libur ini.

Editor: Valentino Verry
Warta Kota
Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany saat mencoblos di TPS 24 Sutera Narada pada Rabu (9/12/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, meminta jajaran Kecamatan untuk menindak tegas kegiatan yang menimbulkan kerumunan selama libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Airin menjelaskan, pihaknya mendorong pembatasan sosial berskala kecil di masing-masing wilayah kecamatan untuk mencegah kerumunan yang dapat menyebarkan Covid-19.

"Jadi camat punya kewenangan penuh untuk melakukan tindakan-tindakan," ujar Airin di Tangsel, Jumat (18/12/2020).

Kota Tangsel perpanjang masa PSBB, Airin Rachmi Diany minta masyarakat genjot penerapan protokol kesehatan Covid-19, Kamis (19/11/2020).
Kota Tangsel perpanjang masa PSBB, Airin Rachmi Diany minta masyarakat genjot penerapan protokol kesehatan Covid-19, Kamis (19/11/2020). (Humas Kominfo Kota Tangsel)

Selain itu, kata Airin, pihaknya juga melibatkan TNI-Polri untuk membantu pengamanan dan penindakan kerumuman di wilayah kecamatan.

"Yang pasti mendorong pembatasan sosial berskala kecil itu. Makanya kami undang Polsek dan Koramil karena ada scop kecil," ujarnya.

Pemkot Tangsel memperketat pembatasan aktivitas masyarakat pada periode Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Pengetatan yang dilakukan salah satunya membatasi jam operasional mall dan tempat kuliner hanya sampai pukul 19.00 WIB.

"Intinya pada perioderisasi 18 Desember 2020 sampai 8 Januari 2021 untuk mall maupun tempat makan dibatasi maksimal sampai jam 7 malam," ujar Airin.

Selain itu, lanjut Airin, pihaknya juga melarang pesta pernikahan atau resepsi hingga kegiatan keagamaan yang mengundang banyak massa.

Aturan itu diberlakukan menindaklanjuti arahan dari pemerintah pusat untuk membatasi aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah, termasuk Tangerang Selatan.

Ilustrasi rapid test.
Ilustrasi rapid test. (Warta Kota)

Namun, Pemerintah Kota Tangerang Selatan tidak ikut memberlakukan kewajiban rapid test antigen untuk warga yang keluar masuk daerah tersebut pada periode libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Menurut Airim, pihaknya tidak menerapkan aturan tersebut karena sulit untuk menentukan siapa saja yang harus dan tidak diperiksa petugas.

"Enggak kayaknya. Karena di Tangsel sulit juga kami menentukan 'kamu antigen atau enggak', 'kamu dari mana', kan sulit," ujar Airin.

Alasan lain, Tangerang Selatan memiliki banyak jalur keluar masuk wilayah, sehingga, pihaknya hanya akan mengawasi penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di masyarakat selama musim libur Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved