Gawai

Setelah Inovasi Lensa Retractable Xiaomi, Oppo Pamerkan Konsep Ponsel Lipat Tiga, Ini Wujudnya

Vendor asal China tersebut baru-baru ini memperlihatkan rancangan ponsel lipat dengan mekanisme layar lipat tiga yang disebut 'slide phone'.

Twitter/@oppo
Oppo memamerkan konsep desain ponsel lipat tiga yang disebutnya dengan istilah 'slide-phone'. 

Vendor smartphone asal China lainnya, Xiaomi, sebelumnya menyampaikan terkait pengembangan inovasi teknologi dalam produk-produknya.

Perusahaan teknologi negeri Tirai Bambu ini mengungkapkan rencana perekrutan 5.000 engineer teknologi pada tahun 2021 untuk mendorong penelitian dan pengembangan berbagai inovasi.

Langkah ini dilakukan demi mewujudkan mimpi Xiaomi untuk menjadi tempat idaman bagi setiap engineer teknologi dekade ini.

Chairman dan CEO Xiaomi Lei Jun mengatakan, saat ini Xiaomi sudah memiliki 10.000 tenaga ahli pada tim engineer dan Xiaomi berencana untuk menambah 5.000 orang lagi pada tahun 2021.

“Kami percaya bahwa unsur manusia adalah fondasi dari setiap inovasi. Mencari bakat terbaik selalu menjadi syarat utama dalam memperkuat kompetensi kami di bidang teknologi,” ujar Lei Jun dalam pembukaan konferensi teknologi tahunan Mi Developer Conference (MIDC 2020) di Beijing, seperti dikutip dari keterangan resmi Xiaomi dalam situs blog.mi.com, Jumat (6/11/2020) waktu Indonesia.

Dalam acara MIDC 2020 yang bertajuk “Technology for Life”, Xiaomi menunjukkan beberapa terobosan dalam berbagai bidang mulai kamera, display, pengisian daya, IoT, manufaktur pintar (Mi Smart Factory), dan lainnya.

Baca juga: Kuartal III 2020, Samsung Kuasai Pasar Smartphone Global, Xiaomi Geser Apple, Vivo Masuk 5 Besar

Baca juga: Xiaomi Rilis Wireless Earphones 2S, Earbuds Basic 2, dan Air Purifier 3C, Ini Keunggulan dan Harga

Xiaomi memperkenalkan beberapa inovasi teknologi dalam acara pembukaan konferensi teknologi tahunan Mi Developer Conference (MIDC 2020) di Beijing, China, Jumat (6/11/2020) waktu Indonesia.
Xiaomi memperkenalkan beberapa inovasi teknologi dalam acara pembukaan konferensi teknologi tahunan Mi Developer Conference (MIDC 2020) di Beijing, China, Jumat (6/11/2020) waktu Indonesia. (blog.mi.com)

Lensa memanjang

Salah satu teknologi yang diungkapkan dalam MIDC 2020 adalah lensa memanjang dan memendek (retractable) yang terinspirasi dari cara kerja kamera konvensional.

Teknologi yang dikembangkan secara mandiri ini memungkinkan untuk memasang lensa secara ringkas di badan smartphone dan bisa memanjang bila dibutuhkan.

Teknologi ini akan mengubah fotografi menggunakan kamera smartphone terutama portrait photography dan foto malam hari.

Lalu pada saat yang sama juga memiliki teknologi stabilisasi untuk gambar yang lebih tajam.

Baca juga: Mulai Rp 1,99 Juta Baterai Super Jumbo, Ini Perbedaan Ponsel Gaming Realme Narzo 20 dan Narzo 20 Pro

Baca juga: Spesial Rp 999 Ribu, Realme Watch S Bisa Monitor Detak Jantung dengan Akurat, Ini Fitur Unggulannya

Xiaomi tengah mengembangkan teknologi lensa memanjang dan memendek (retractable) yang akan dipasang pada smartphone besutannya.
Xiaomi tengah mengembangkan teknologi lensa memanjang dan memendek (retractable) yang akan dipasang pada smartphone besutannya. (blog.mi.com)

Mi Smart Factory dengan tenaga robot

Terkait Mi Smart Factory, merupakan smart factory atau pabrik pintar yang sepenuhnya menggunakan tenaga robot.

Konsep ini sudah mulai diimplementasikan di pabrik Xiaomi yang berada di Yizhuang, Beijing, China.

Xiaomi Smart Factory saat ini dapat beroperasi sepenuhnya secara otomatis setiap hari (24 jam, 7 hari) yang dengan cepat mengganti jalur produksi setiap 20 menit untuk meningkatkan efisiensi.

Baca juga: Menengok Fitur Ramah Anak di Samsung Galaxy Tab A7, Cocok buat Belajar Online, Orangtua Tak Khawatir

“Smart Factory melambangkan impian Xiaomi untuk meningkatkan kapabilitas manufaktur pintar China dan meningkatkan efisiensi produksi untuk semua mitra Xiaomi,” ujar Lei Jun.

Adapun pencapaian teknologi lainnya juga diungkapkan seperti Xiaomi Share Development Network untuk kolaborasi dengan perangkat dari pihak ketiga, Xiaomi Vela integrated IoT software platform untuk memperkuat fondasi IoT dari Xiaomi.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved