Virus Corona
Pasien Covid-19 yang Punya Penyakit Ginjal 13,5 Kali Berisiko Meninggal
Penderita komorbid atau penyakit penyerta menjadi salah satu penyebab kematian pasien Covid-19.
WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Penderita komorbid atau penyakit penyerta menjadi salah satu penyebab kematian pasien Covid-19.
Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19 dr Dewi Nur Aisyah mengatakan, semakin banyak komorbid yang dimiliki pasien, risiko kematian akibat Covid-19 akan makin tinggi.
Dr Dewi mengungkapkan, pasien Covid-19 yang meninggal dunia paling tinggi disebabkan karena komorbid adalah penderita sakit ginjal.
Baca juga: 18 Desember 2020 Hingga 8 Januari 2021, Keluar Masuk Jakarta Wajib Bawa Hasil Rapid Test Antigen
Hal itu disampaikan dr Dewi saat dialog bertajuk Covid-19 Dalam Angka: Belajar dari Pengalaman Libur Panjang yang disiarkan kanal YouTube BNPB Indonesia, Rabu (16/12/2020).
"Jenis komorbid paling tinggi di Indonesia risiko kematian ditemukan pada mereka yang punya komorbid penyakit ginjal," kata dr Dewi.
Dr Dewi menjelaskan, berdasarkan data Satgas Covid-19, penyakit ginjal menyebabkan 13,5 kali risiko kematian lebih tinggi pada pasien Covid-19, dibandingkan yang tidak memiliki komorbid.
Baca juga: Isolasi Mandiri 15 Hari, Anies Baswedan Masih Positif Covid-19, Tetap Pimpin Jakarta Secara Virtual
Sedangkan penyakit jantung meningkatkan risiko kematian hingga 9 kali.
Diabetes melitus 8,3 kali, hipertensi, dan penyakit imun sama-sama 6 kali lipat berisiko menyebabkan kematian pada pasien Covid-19.
"Sisanya penyakit kanker, liver itu 3,3 kali lipat lebih tinggi sebabkan kematian," ucapnya.
Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 Indonesia 16 Desember 2020: Tambah 6.725, Pasien Positif Tembus 636.154 Orang
Ia mengatakan, jumlah komorbid yang dimiliki juga berdampak pada risiko kematian.
Hanya dengan satu komorbid, kata dr Dewi, risiko kematian akibat Covid-19 lebih tinggi 6,5 kali lipat daripada orang yang tidak memiliki komorbid.
"Sedangkan dua komorbid, misalnya gabungan hipertensi dan diabetes, itu risiko kematian naik jadi 15 kali lipat."
Baca juga: Pangdam Jaya: Ada Tokoh Agama Cuma Dukung TNI tapi Polri Tidak, Langsung Saya Respons Tegas
"Yang 3 atau lebih komorbid, itu naik lagi 29 kali lipat untuk risiko kematian," paparnya.
Berikut ini sebaran kasus Covid-19 di Indonesia per 16 Desember 2020, dikutip Wartakotalive dari laman covid19.go.id:
DKI JAKARTA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ilustrasi-covid-19.jpg)