Pradi Supriatna: Politik Mahal Jika Semua Maunya Serba Instan
Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna menyatakan ongkos politik akan terasa mahal jika seseorang ingin mendapatkan hal instan.
Penulis: RafzanjaniSimanjorang |
WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Ada yang menarik kala membahas ongkos politik bersama Pradi Supriatna, Wakil Wali Kota Depok, yang mencalon sebagai Wali Kota Depok, di Pilkada 9 Desember lalu.
Menurut pria yang menggemari posisi kiper di sepak bola ini, ongkos politik akan terasa mahal jika seseorang ingin mendapatkan hal instan.
Mahal pun tergantung pada awal memulai. Meski tak menyebut kisaran angka, namun memperkenalkan diri di masyarakat tentu bukan hal mudah.
Baca juga: Tetap Bugar Meski Rutinitas Padat, Ini Rahasia Pradi Supriatna
"Mahal kalau baru memulai dan belum ada investasi sosial, belum banyak bergerak di masyarakat dan pengen instan," ucap pria yang mengidolai Gianluigi Buffon dan Iker Casillas ini kepada Warta Kota, Selasa (15/12/2020) di kediamannya, Kecamatan Beji, Depok, Jawa Barat.
Namun, kata mahal nyatanya tidak berlaku di dalam diri seorang pria yang dididik disiplin dan sederhana sejak kecil ini.
Pasalnya, ia memulai karier kepolitikan dari level dasar dan mengutamakan politik santun.
Baca juga: Pradi Supriatna: Saya Petarung Sejati, Tidak Mempersoalkan Menang atau Kalah di Pilkada Depok
"Saya dulu merangkak dari bawah, seperti akar rumput. Jadi tidak terlalu mahal. Ada investasi sosial disana, saya tidak membatasi diri dengan sesama. Saling menghargai sesama maka akan berjalan dengan baik. Inilah investasi sosial," sambungnya.
Seperti investasi jangka panjang pada umumnya, hasil dalam waktu cepat bukanlah tujuan.
Meski belum mengetahui waktu untuk mencapai muaranya, Pradi menjelaskan dirinya kan tetap mengedapankan politik santun, dan tetap menjaga tali silaturahmi di dalam bermasyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pradi7.jpg)