Breaking News:

Korupsi

Juliari Batubara Terlibat Kasus Korupsi Bansos Covid-19, KPK Diminta Periksa Ketum dan Sekjen PDIP

Juliari Batubara Terlibat Kasus Korupsi Bansos Covid-19, KPK Diminta Periksa Ketum Dan Sekjen PDIP

Warta Kota/Henry Lopulalan
Menteri Sosial Juliari P Batubara berjalan menuju mobil tahanan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Minggu (6/12/2020). KPK menahan Mensos Juliari P Batubara yang telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan menerima suap terkait pengadaan bantuan sosial penanganan Covid-19 di Kementerian Sosial usai Operasi Tangkap Tangan (OTT) pejabat Kemensos. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - KPK telah menetapkan mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap proyek bantuan sosial (Bansos) covid-19.

Dia dituduh menerima sejumlah dana kutipan dari proyek tersebut.

KPK menengarai ada kutipan sebesar Rp 10.000 per paket.

Sementara barang bukti yang diamankan KPK senilai Rp 17 miliar.

Mengingat peran Juliari selaku Wakil Bendahara Umum PDI Perjuangan (PDIP) periode 2019-2024, KPK diminta berani untuk memeriksa Ketua Umum Megawati Soekarno Putri dan Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto. 

Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman.

Dirinya mengungkapkan apabila Ketua Umum dan Sekjen DPP PDIP dinilai penyidik ada keterkaitannya dengan yang dilakukan Juliari Batubara, maka seharusnya diperiksa sebagai saksi.

"Semua orang, tidak ada kecuali, dapat dipanggil sebagai saksi, jika ditemukan keterkaitan dengan peristiwanya," kata Boyamin pada Senin (14/12/2020).

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan bahwa seluruh saksi yang mengetahui rangkaian konstruksi hukum dalam kasus dugaan korupsi bansos tersebut, akan diperiksa penyidik lembaga anti rasuah.

Hal tersebut untuk membuktikan perbuatan tindak pidana korupsi yang dilakukan para tersangka, termasuk Juliari Batubara.

Halaman
12
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved