Jusuf Kalla Mendukung Anies Baswedan di Pilkada DKI: Kalau Ahok yang Menang, Akibatnya ke Pak Jokowi

Jusuf Kalla dukung Anies Baswedan jadi Gubernur DKI Jakarta dan sebut jika Ahok menang di Pilkada DKI Jakarta, akan berbahaya bagi Presiden Jokowi.

Editor: PanjiBaskhara
Kolase Wartakotalive.com/Istimewa
Foto Kolase: Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina Persero, Basuki Tjahaja Purnama alias BTP alias Ahok, dan Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Diakui mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mendukung Anies Baswedan jadi Gubernur DKI Jakarta, saat Pilkada DKI Jakarta.

Pengakuan Jusuf Kalla dukung Anies Baswedan dalam Pilkada DKI Jakarta tersebut kini menjadi sorotan publik.

Sebab jika Basuki Tjahaja Purnama alias BTP alias Ahok menang dalam Pilkada DKI Jakarta tersebut, papar Jusuf Kalla, bisa menimbulkan bahaya, khususnya ke Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi.

Selain itu, Jusuf Kalla juga mengakui mengenai kedekatannya dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Baca juga: Pengusaha Rokok Jadi yang Terkaya, Jusuf Kalla: Orang Indonesia Berani, Diancam Kanker Enggak Peduli

Baca juga: Pengakuan Jusuf Kalla Mendukung Anies Baswedan di Pilkada DKI: Ada Bahayanya Kalau Ahok yang Menang

Baca juga: Hanya di Indonesia Orang Terkaya adalah Pengusaha Rokok, Jusuf Kalla: Paling Beda dengan Negara Lain

Ia pun mengakui mengusulkan pencalonan Anies pada Pilkada 2017 dengan melobi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Presiden PKS saat itu, Sohibul Iman, untuk mengusung Anies sebagai calon Gubernur DKI Jakarta.

Hal itu disampaikan Kalla dalam wawancara eksklusif bersama Pemimpin Redaksi Berita Satu Claudius Boekan di kanal YouTube Berita Satu, Jumat (4/12/2020).

Kompas.com telah mendapat izin dari Claudius untuk mengutip video wawancara tersebut.

“Saya kenal dekat dengan Anies benar. Saya yang mendukung dia jadi calon gubernur, itu benar"

"Malam-malam 12 jam sebelum penutupan saya telepon Pak Prabowo dan Ketua PKS semua setuju,” kata Kalla.

“Saya telepon dari New York. Karena ada bahayanya, kalau Ahok yang menang, ribut ini, dan bisa kena akibatnya ke Pak Jokowi (Presiden Joko Widodo),” ucap Kalla.

Kalla mengatakan, kedekatan dengan Anies terbangun sejak Gubernur DKI Jakarta itu masih menjabat Rektor Universitas Paramadina.

Kalla mengaku kerap bertemu Anies dan melaksanakan shalat Jumat bersama.

Foto Kolase: Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina Persero, Basuki Tjahaja Purnama alias BTP alias Ahok.
Foto Kolase: Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina Persero, Basuki Tjahaja Purnama alias BTP alias Ahok. (Kolase Wartakotalive.com/Istimewa)

Kedekatan itu terbangun hingga Kalla menjabat wakil presiden pada era kepresidenan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo.

“Tiba-tiba ada masalah di DKI (saya bilang ke Anies) kau saja yang jadi gubernur, jadilah dia"

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved