Breaking News:

Gaya Hidup

Manjakan Pecinta Kopi, Excelso Gelar Demo Cara Penyajian Kopi Mandailing Terbaik

Gelaran tersebut sebagai rangkaian kegiatan untuk memperkenalkan jenis-jenis kopi single origin yang menjadi kebanggaan Indonesia

Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Sejumlah Gerai Excelso yang menjual kopi mandheling atau mandailing, menggelar demo cara penyajian kopi yang benar dan baik di Gerai Excelso yang terdapat Cilandak Town Square di kawasan Jakarta selatan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Untuk terus memperkenalkan cita rasa kopi asli asal Indonesia diberbagai gerai kopi yang terdapat di mall-mall mewah, Gerai Excelso yang menjual kopi mandheling atau mandailing, menggelar demo cara penyajian kopi yang benar dan baik di gerai excelso yang terdapat Cilandak Town Square, Jakarta selatan.

Menurut Head of Corporate Communication Kapal Api Global, Pangesti Bernardus, gelaran tersebut sebagai rangkaian kegiatan untuk memperkenalkan jenis-jenis kopi single origin yang menjadi kebanggaan Indonesia dan kafe excelso pada khususnya.

"Pecinta kopi perlu tahu istilah single origin yang sangat identik dengan era gelombang kopi ketiga atau third wave coffee. Kopi yang disuguhkan dengan menggunakan alat seduh syphon brew adalah salah satu kopi kebanggan Indonesia karena telah dikenal manca negara," ungkap Pangesti di Jakarta, Rabu (9/12/2020).

Baca juga: Bos Warung Kopi Lamar Wanita Cantik Jadi Viral, Nilai Lamarannya Luar Biasa

Dengan karakter yang kuat akan buah-buahan citrus, rempah, earthy dan body yang creamy lembut dalam setiap tegukan, kopi mandailing lanjut Pangesti adalah salah satu minuman kopi favorit di Excelso.

Seperti diketahui, istilah single origin secara sederhana dapat diterjemahkan sebagai asal mula atau tempat pertama kopi itu berasal.

Umumnya single origin mengacu kepada satu wilayah, tempat atau daerah spesifik dan tak bisa direkayasa.

Salah satu kopi andalan gerai kami jelas Pangesti seperti Kalosi Toraja misalnya, diproduksi dari biji kopi dari perkebunan di Toraja. Bila bibitnya dipindah ke daerah lain, maka aroma kopi yang dihasilkan tidak akan sama.

Baca juga: Nongkrong Santai di Kedai Pena Depok Sembari Menikmati Sajian Menu Khas Jawa Timuran

Dengan teknologi menyeduh kopi yang berbeda, satu jenis kopi yang sama akan menghasilkan aroma, acidity dan body yang berbeda. Aroma adalah bau khas yang dikeluarkan pada waktu pengadukan lapisan bubuk kopi sesaat setelah penyeduhan, contohnya adalah aroma buah (fruity), aroma bau kacang (nut-like), aroma bunga (herbal) dan sebagainya.

Sementara acidity sendiri dapat diartikan sebagai sensasi keasaman yang menyegarkan bagian dari cita rasa yang terbentuk setelah seduhan dicicipi dan di tahan didalam rongga mulut selama 3-5 detik.

Adapun body adalah sifat kekentalan (mouthfeel) kopi, biasanya dinilai dengan cara menggosokan lidah dengan langit-langit mulut sehingga ada kesan kekentalan dari cairan.

Baca juga: Ririn Ekawati Kolaborasi dengan Ibnu Jamil Ciptakan Varian Rasa Baru di Bisnis Kopinya

“Tujuan dari teknik penyeduhan kopi untuk mendapatkan cita rasa kopi agar sesuai dengan yang diinginkan pecinta kopi tentu saja mana yang lebih enak akan tergantung pada selera masing masing konsumen,” papar Pangesti Bernardus.

Kopi yang diseduh dengan menggunakan coffee press akan menghasilkan seduhan yang baik aroma, acidity dan bodynya terbilang berskala sedang, sementara seduhan dengan coffee machine akan menghasilkan level acidity dan body yang tertinggi, dengan aroma berskala mendium.

Bagi para penggemar kopi yang lebih menikmati kopi melalui aroma harum dan rasa yang lebih asam, dapat memilih cara menyeduh kopi dengan menggunakan alat yang bernama Syphon Brew.

Baca juga: Naik Land Rover Tua Keliling Bali, Jajal Kopi Luwak Sampai Kemah di Gunung Batur

“Hasil seduhannya akan menghasilkan aroma yang lebih harum, tingkat acidity berskala tinggi, sementara bodynya cenderung tidak kental,” ujar Pangesti.

Ia menambahkan penjelasan tentang protokol pencegahan covid-19 yang dengat ketat dijalankan di semua Kafe Excelso di Indonesia.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved