Breaking News:

Pilkada Solo

Dipastikan Menang Telak, Gibran Bilang Akan Sowan ke Pasangan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo)

Hampir dipastikan menang,  calon Wali Kota Solo nomor urut 01 Gibran Rakabuming Raka berencana akan menemui lawan politiknya yakni Bajo.

TribunSolo.com/Adi Surya
Calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ditemani istrinya, Selvi Ananda, tiba di TPS 22 di Kampung Tirtoyoso, Jalan Kasuari Nomor 3 RT 5 RW 13, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Rabu (9/12/2020). Hasil hitung cepat menunjukkan Gibran-Teguh menang telak, Gibran pun mengaku akan sowan ke lawan politiknya. 

Sebelumnya Prospek Research Center merilis survei terbaru menjelang sehari coblosan Pilkada Solo 9 Desember 2020, Selasa (8/12/2020).

Tak hanya memotret prediksi kemenangan paslon baik Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa melawan Bagyo wahyono-FX Supardjo, tetapi lembaga ini memotret perilaku lain.

Yakni mengambil tema : Perilaku Pemilih Abstain Dalam Pusaran Pilkada di Masa Pandemi Covid-19, Antara Hak Konstitusional dan Partisipasi Politik.

Baca juga: Partai Bulan Bintang Pimpinan Yusril Ihza Mahendra Menambah Daftar Panjang Pendukung Gibran

Direktur Program Prospek Research Center, Nunik Nurhayati menyebut, banyak responden memilih untuk tidak berpartisipasi pada proses Pilkada 2020.

Gibran Rakabuming Raka
Gibran Rakabuming Raka (dokpri)

Hasilnya, yang setuju wacana abstain adalah 30 persen responden dan sangat setuju sekali 3,1 persen sehingga jika ditotal berjumlah 33,1 persen.

"Dari hasil survei setidaknya responden yang memilih untuk abstain di Pilkada ada 33,1 persen," kata Nunik dalam konferensi zoom Rilis Hasil Survei Pilkada Kota Surakarta Tahun 2020.

Baca juga: Hasil Survei Terbaru, Elektabilitas Bobby Nasution-Aulia 41,8 Persen, Akhyar-Salman 36,3 Persen

Dia melanjutkan, adapun warga yang menyatakan akan ikut berpartisipasi dalam Pilkada adalah sebesar 49,9 persen. 

"Jumlahnya cukup kecil dan tidak sampai 50 persen dari warga Kota Solo yang ikut pada Pilkada besok," ujarnya memaparkan.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa abstain merupakan hak dari warga negara yang dilindungi dan tidak melanggar konstitusi. 

"Selama tidak mempengaruhi orang lain untuk golput atau abstain, itu sah saja," terangnya.

Baca juga: Dibagi 7 Paket, Pengerjaan Normalisasi Kali Bekasi Bakal Digarap Bertahap

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved