Breaking News:

Berita Internasional

GANJA Tidak Lagi Masuk Daftar Obat Berbahaya dan Narkotika, Inilah Manfaat Medis Ganja Menurut WHO

Ganja tidak lagi masuk dalam daftar obat bahaya dan narkotika. Bahkan WHO menyebut ganja memiliki sejumlah manfaat medis.

Penulis: | Editor: Suprapto
Istimewa
PBB menyatakan ganja tak lagi masuk daftar obat berbahaya dan narkotika. Foto: pemusnahan ribuan pohon ganja siap panen dari ladang ganja seluas 5 hekat di Aceh Besar, Aceh. 

* Ganja tak lagi masuk daftar obat berbahaya atau narkotika, kata PBB

* Komisi Narkotika PBB lakukan voting diikuti 53 negara

* Rekomendasi WHO minta klasifikasikan ulang obat tersebut

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Ganja atau kanabis tidak lagi masuk dalam daftar obat berhaya dan narkotika.

Bahkan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut ganja memiliki sejumlah manfaat medi.

Ganja atau lanabis adalah genus dari dioecious yang merupakan tanaman obat yang termasuk famili Cannabaceae.

Wikipedia menulis, tumbuhan ini telah dibudidaya selama 5000 tahun di seluruh dunia dan digunakan dalam tekstil, industri, medis, dan rekreasi.

Tanaman cannabis atau ganja di beberapa negara termasuk Indonesia dimasukkan ke dalam golongan narkotika yang secara hukum dianggap berbahaya demi kepentingan politik dan ekonomi negara-negara tersebut.

Status Ganja Dihapus

Komisi Narkotika PBB pada Rabu memutuskan untuk menghapus ganja dan resin ganja dari kategori obat paling berbahaya di dunia.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved