Berita Jakarta

Sempat Menolak, PSI Justru Dianggap Mendukung Kenaikan Anggaran Rencana Kerja Tahunan Anggota DPRD

Sempat Menolak, PSI Justru Dianggap Mendukung Kenaikan Anggaran Rencana Kerja Tahunan Anggota DPRD. Jumlahnya Capai Rp 888 Miliar per Tahun

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dwi Rizki
KOMPAS.com/ Indra Akuntono
Suasana rapat paripurna DPRD DKI Jakarta 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta menolak untuk menaikkan rencana kerja tahunan (RKT) DPRD DKI Jakarta sebesar Rp 8 miliar per anggota atau Rp 888 miliar untuk 106 anggota di tahun 2021.

Namun sejumlah fraksi lain beranggapan bahwa PSI sebetulnya setuju dengan rencana itu.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) RKT DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik menyesalkan sikap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) atas penolakan usul kenaikan tunjangan untuk kegiatan di tahun 2021.

Menurutnya, dalam setiap rapat Pansus dan rapat pimpinan gabungan (Rapimgab) terkait penyusunan rencana kerja tahun 2021, perwakilan Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta yang tergabung dalam Pansus menyetujui seluruh pembahasan.

"PSI setuju dan tanda tangan dalam rapat pimpinan gabungan (rapimgab) RKT DPRD DKI. Tapi, kok, malah bicara aneh-aneh menolak di luar. Jangan begitu lah, harus fair. Mau menerima RKT, tapi nama ingin bagus di luar. Ini namanya, merusak institusi,” ujar Taufik berdasarkan keterangan yang diterima pada Selasa (1/12/2020).

Baca juga: Maling Spion Mobil Mewah di Pulogadung Tertangkap, Ternyata Pemuda Asal Kawasan Elit Kelapa Gading

Politisi dari Partai Gerindra ini menjelaskan, duit Rp 888.681.846.000 dalam Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2021 hingga saat ini masih dalam bentuk draf usulan.

Itu pun tidak hanya untuk gaji 106 anggota DPRD DKI.

Angka tersebut, merupakan keseluruhan kegiatan dewan di Kebon Sirih selama satu tahun. “Angka Rp888 miliar untuk keseluruahn kegiatan. ini bukan gaji dewan. Kalau gaji Rp 800 juta sebulan mantap dong,” katanya berkelakar.

Baca juga: Jalani Isolasi Mandiri, Begini Suasana Rumah Dinas Anies, Tidak Terlihat Staf Pakai APD Lengkap

Jika ingin menolak, menurut Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu, perwakilan Fraksi PSI seharusnya berdebat di dalam forum DPRD sehingga tidak perlu pencitraan menolak RKT.

Padahal, mereka menerima dan setuju terhadap semua kegiatan dewan selama setahun dengan anggaran Rp 888 miliar.

"Saya kira kalau ingin menang, yah jangan menang banyak lah, kalau mau manggung ya, silahkan. Tapi, jangan rusak citra institusi,” jelasnya.

“Iya dong, di luar cerita begini, begitu, dan begono. Saya sebagai Ketua Pansus RKT DPRD DKI tegaskan semua fraksi telah menyepakati," lanjutnya

Baca juga: Jauh dari Keluarga, Anies Baswedan Isolasi Mandiri di Rumah Dinas Gubernur DKI Kawasan Menteng

RKT telah dibahas dan disepakati semua fraksi di DPRD DKI, dia menjelaskan, angka Rp888 miliar sudah mencakup semua item kegiatan secara satuan.

Mulai, kunjungan kerja (kunker), kunjungan dalam kota, peninjauan, sosialisasi pancasila, sosialisasi perda, reses, dan kegiatan alat kelengkapan dewan (AKD).

“Makanya, ini saya luruskan. Saya tegaskan, teman-teman PSI setuju,” tegasnya.

Seperti diketahui, Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta menginstruksikan kepada seluruh anggota DPRD DKI Jakarta dari fraksinya untuk menolak rancangan yang tengah beredar mengenai kenaikan rencana kerja tahunan (RKT) anggota dewan menjadi Rp 888.681.846.000 untuk 106 anggota pada tahun 2021.

Artinya anggaran yang diajukan untuk satu anggota dewan mencapai Rp 8.383.791.000 di tahun 2021. Ketua DPW PSI DKI Jakarta Michael Victor Sianipar mengatakan, tidak elok jika hak-hak anggota DPRD mengalami kenaikan di saat pandemi Covid-19 terjadi.

Apalagi banyak masyarakat Jakarta yang kehilangan pekerjaan atau mengalami penurunan pendapatan.

“Kami dari pihak DPW PSI memutuskan menolak anggaran ini. Keadaan ekonomi sedang berat. Pengangguran melonjak. Saat ini publik membutuhkan keteladanan dari para pemimpinnya, dan itu perlu ditunjukkan juga oleh wakil rakyat yaitu dengan menolak kenaikan pendapatan,” kata Michael berdasarkan keterangan yang diterima pada Selasa (1/12/2020). (faf)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved