Pembunuhan Sigi

Kecam Pembantaian di Sigi, Yusril Ihza Mahendra Ingatkan Kejadian Serupa Bisa Meluas

Yusril mendesak agar POLRI, TNI dan masyarakat setempat segera mengamankan wilayah tersebut.

Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra mengecam keras tindakan pembunuhan di Sigi 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra mengecam keras pembantaian terhadap satu keluarga di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, yang dilakukan oleh anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kolara.

Apapun alasannya, menurut Yusril, pembunuhan yang dilakukan anggota MIT sangat melukai hati umat semua agama.

Menurut Yusril, tindakan tersebut membuat muka umat Islam tercoreng, karena ada orang-orang yang mengatas-namakan Islam membunuhi orang lain.

Baca juga: Presiden Jokow Kutuk Pembantaian di Sigi: Tidak Ada Tempat di Tanah Air bagi Terorisme

Sementara umat agama lain tersinggung perasaannya oleh perbuatan yang seolah-olah didasarkan kepada ajaran Islam.

Padahal, Islam mengajarkan kedamaian dan perlindungan terhadap nyawa sesama manusia.

Sebab itu, Ketua Umum PBB mendukung langkah tegas POLRI dan TNI untuk menangkapi anggota MIT yang telah menyebarkan teror dan mengganggu bukan saja kerukunan umat beragama, tetapi juga keutuhan bangsa dan negara.

Baca juga: Pambantaian di Sigi Trending Lagi, Netizen Berharap Tanggapan Jokowi yang Muncul dari Menkopolhukam

"Mereka yang ditangkap harus diadili karena hukum wajib kita tegakkan" kata Yusril di Jakarta, Senin (30/11/2020).

Ketua Umum PBB yang menjadi Menteri Kehakiman dan HAM di awal Reformasi tahun 1999 itu sangat prihatin dengan situasi di Sulawesi Tengah.

"Saya salah seorang yang ikut menangani penghentian konflik di Ambon dan Poso saat itu, berharap betul agar konflik tidak akan terulang untuk selama-lamanya".

Yusril beranggapan, pembunuhan satu keluarga di Sigi ini kalau tidak ditangani hati-hati, berpotensi meluas kemana-mana.

Baca juga: Mengutuk Aksi Pembantaian di Sigi, PBNU Desak Polisi Bertindak Cepat Tangkap Aktor Intelektualnya

Karena itu, Yusril mendesak agar POLRI, TNI dan masyarakat setempat segera mengamankan wilayah tersebut.

Kepada umat Islam, Yusril menyerukan untuk sabar menahan diri dalam menghadapi situasi kurang menyenangkan di Kabupaten Sigi itu.

Umat Islam harus didorong ke tengah, ke posisi moderat, bukan berada di posisi ekstrim.

Umat Islam, tambahnya, wajib menjadikan dirinya sebagai "ummatan wasatan" umat yang moderat dan berada di tengah dalam berbagai konflik yang terjadi dalam masyarakat.

Baca juga: Kerumunan Acara Haul di Pesantren Abuya Uci, Bupati Tangerang sebut Sudah Berupaya Mencegah

Presiden Jokowi kutuk keras

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved